sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Habib Novel Surati Hakim Minta Ahok Segera Ditahan

Habib Novel Surati Hakim Minta Ahok Segera Ditahan



Jakarta – Dalam sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Sekretaris Jenderal DPD FPI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin alias Novel menyerahkan surat kepada majelis hakim agar Ahok ditahan.

Habib Novel Surati Hakim Minta Ahok Segera Ditahan

Sekretaris Jenderal DPD FPI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin alias Habib Novel selesai diperiksa sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang diselenggarakan di Auditorium Kementerian Pertanian, di Jakarta Selatan

Novel menilai Ahok sudah berulang kali menistakan dan menyerang agama Islam. Menurut dia, surat permintaan agar Ahok ditahan itu ia serahkan di ruang sidang hari ini.

“Saya menyampaikan surat ke hakim permohonan penahanan karena Ahok sudah mengulangi perbuatannya lagi,” kata Novel, usai menjadi saksi disidang yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, di Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017).

Novel membawa bukti e-book buku Ahok berjudul ‘Merubah Indonesia’ tahun 2008 yang di dalamnya menyerang surat Al Maidah. Selain itu, pada acara di Pulau Pramuka 27 September, acara Partai Nasdem pada 21 September, dan bukti-bukti lain tentang Ahok yang dinilainya menyerang Islam, termasuk pernyataan Ahok dalam nota eksepsinya.

Pengacara Ahok, lanjut Novel, sempat bertanya mengapa dari dulu Ahok tidak dinasihati.

“Saya bilang enggak perlu dinasihati, kalau Ahok itu mengucapkan sekali, enggak perlu nasihati. Tapi ini berkali-kali,” ujar Novel.

“Saya katakan, bahwa kita ini bisa yaitu tabayun, tapi bukan untuk kejadian yang berkali-kali seperti yang Ahok mengulangi-mengulangi lagi,” ujar Novel.

Baca juga : Novel Tegaskan Tidak Punya Kepentingan Lain Dalam Perkara Dugaan Penistaan Agama

Novel juga membenarkan bahwa dirinya ditanya oleh pihak pengacara Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok soal afiliasi politik. Pertanyaan itu ditanyakan tim pengacara Ahok dalam sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama, yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, di Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017).

Menurut Novel, ia membantah bahwa dirinya berafiliasi dengan partai politik calon tertentu pada Pilkada DKI.

“Saya ini enggak ngerti politik, saya bukan orang partai politik. Coba Anda cek, saya enggak terlibat dukung-mendukung partai mana pun,” kata Novel, usai bersaksi dalam sidang tersebut.
(Muspri-sisidunia.com)