Home » Ekonomi & Bisnis » Polisi Panggil 3 Saksi Terkait Dugaan Fitnah Uang Baru

Polisi Panggil 3 Saksi Terkait Dugaan Fitnah Uang Baru



Jakarta – Setelah Bank Indonesia dan Perum Peruri melakukan pelaporan akun Facebook yang dinilai memfitnah mengenai pencetakan uang baru, Bareskrim pun langsung menangani.

Polisi Panggil 3 Saksi Terkait Dugaan Fitnah Uang Baru

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya

Bahkan saat ini Bareskrim telah memeriksa tiga orang saksi dan mengembangkan kasus tersebut ke tingkat penyidikan. Hal ini dikatakan oleh Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya.

“Kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, ada tiga saksi yang sudah kita periksa,” ujarnya, Senin (2/1/2016).

Namun, Agus tidak menjelaskan secara rinci mengenai identitas ketiga orang saksi tersebut. Agus mengatakan, status kasus ini pun sudah dinaikan menjadi penyidikan.

“Hari kamis (29/12/2016) sudah naik (statusnya),” kata dia.

Sebelumnya, penyebar fitnah itu menggunakan akun Facebook sesuai yang dilaporkan oleh Bank Indonesia dan Perum Peruri. “Semua akun bisa diidentifikasi,” katanya.

Meski telah meningkatkan statusnya dari penyelidikan ke tingkat penyidikan, namun pihak kepolisian belum menetapkan adanya tersangka.

Dalam laporannya, BI dan Perum Peruri menyampaikan, adanya salah satu akun Facebook yang menyebutkan bahwa percetakan uang baru tersebut dilaksanakan bukan oleh Peruri, melainkan oleh PT Pura Barutama.

BI dan Peruri menilai akun Facebook yang dilaporkan telah melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 318 KUHAP tentang perbuatan fitnah.

Agung juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial terkait kritik kepada seseorang atau pihak tertentu.

Baca juga : Ini Penyebab Rupiah Baru Mirip Dengan Mata Uang Yuan

“Uang itu kan simbol negara ya, jadi jangan main main sama simbol negara,” tambahnya.
(Muspri-sisidunia.com)