sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Techno » Latarbelakang Perang Vietnam, Kata “Runner Up” Muncul di Call of Duty

Latarbelakang Perang Vietnam, Kata “Runner Up” Muncul di Call of Duty



Jakarta – Tanda-tanda game Call of Duty baru akan tampil dengan latar belakang Perang Vietnam kembali muncul. Menurut TweakTown, baru-baru ini salah satu anggota tim developer Sledgehammer, yaitu Michael Condrey, membagikan sebuah foto pistol M1911A Colt. 45 dengan dekorasi Call of Duty di akun Twitter pribadinya.

Latarbelakang Perang Vietnam, Kata "Runner Up" Muncul di Call of Duty

Game Call of Duty yang Berlatar Belakang Perang Vietnam

Bersama foto tersebut, Condrey juga menyertakan kata “runner up” yang diprediksi sebagai petunjuk untuk game Call of Duty selanjutnya.

Pistol M1911A Colt. 45 sendiri merupakan salah satu senjata yang digunakan oleh prajurit Amerika Serikat sejak tahun 1924 dan aktif digunakan selama Perang Dunia II, Perang Vietnam, dan Perang Korea. Dari tiga perang tersebut, Sledgehammer hanya pernah membuat game Call of Duty dengan latar belakang Perang Vietnam meski pada akhirnya game tersebut dibatalkan oleh Activision di tahun 2011.

Baca juga : Resident Evil 7 Versi Demo Telah Tersedia Di PC

Kata-kata “runner up” yang dilontarkan oleh Condrey diperkirakan mengacu pada kelanjutan dari Call of Duty: Vietnam yang pernah dikembangkan oleh Sledgehammer.

Jika benar Call of Duty: Vietnam akan menjadi game Cal of Duty selanjutnya, game ini tentu akan membawa angin segar bagi seri Call of Duty. Banyaknya tanggapan negatif mengenai Call of Duty: Infinite Warfare hingga saat ini juga bisa dijadikan alasan bagi Activision untuk menghadirkan seri Call of Duty baru yang tidak memiliki tema futuristik.

Dengan demikian, konsep perang Vietnam yang sempat diusung oleh Sledgehammer bisa menjadi solusi bagi Activision di tahun 2017 ini.
(Muspri-sisidunia.com)