sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Sport » Kalah Dikandang Lawan, Leicester City Tambah Catatan Buruknya

Kalah Dikandang Lawan, Leicester City Tambah Catatan Buruknya



Jakarta – Juara bertahan Premier League, Leicester City, kembali meneruskan tren negatif yang tak pernah menang di kandang lawan sejak akhir musim lalu.

Kalah Dikandang Lawan, Leicester City Tambah Catatan Buruknya

Leonardo Ulloa berduel dengan Calum Chambers saat Leicester City bertandang ke markas Middlesbrough

Terbaru, Leicester bermain imbang 0-0 saat melawat ke Stadion Riverside, kandang Middlesbrough, pada pertandingan pekan ke-20, Senin (2/1/2016).

Hal itu menambah catatan Leicester yang tak pernah menang di kandang lawan sejak menang 2-0 atas Sunderland pada pertandingan pekan ke-33 musim 2015-2016, 10 April lalu.

Dalam 12 lawatan berikutnya, Leicester hanya bisa memetik lima poin dari hasil imbang. Tujuh laga lainnya berakhir dengan kekalahan bagi pasukan Claudio Ranieri itu.

Dengan koleksi 21 poin, Leicester menjadi juara bertahan terburuk dalam 20 pertandingan musim berikutnya.

Kendati demikian, hasil tersebut juga memperpanjang catatan tak pernah kalah Leicester dari Middlesbrough dalam 14 laga terakhir.

The Boro – julukan Middlesbrough – pun menjadi tim yang paling banyak seri di Premier League sejauh ini, tujuh kali.

Baca juga : Gagal Memaksimalkan Sejumlah Peluang, Leicester City Hanya Mampu Raih Satu Poin

Susunan pemain:

Middlesbrough: Brad Guzan (gk); Antonio Barragan (George Friend’34), Calum Chambers, Ben Gibson, Fabio, Adam Forshaw, Marten De Roon, Adam Clayton, Gaston Ramirez, Alvaro Negredo, Adama Traore (Stewart Downing ’80).

Leicester City: Kasper Schmeichel (gk); Danny Simpson, Wes Morgan, Robert Huth, Christian Fuchs, Mahrez (Ahmed Musa ’71), Andy King, Daniel Amartey, Mendy (Marc Albrighton’83), Shinji Okazaki (Demarai Gray ’74), Leonardo Ulloa.
(Muspri-sisidunia.com)