sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Warga DKI Keluhkan Penurunan Kualitas Pelayanan PTSP di Media Sosial

Warga DKI Keluhkan Penurunan Kualitas Pelayanan PTSP di Media Sosial



Jakarta – Belakangan ini, muncul sejumlah postingan warga di media sosial yang mengeluhkan menurunnya layanan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta. Hal yang paling sering dikeluhkan adalah tidak adanya petugas di loket pelayanan.

Warga DKI Keluhkan Penurunan Kualitas Pelayanan PTSP di MediaSosial

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono saat kunjungan kerja ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur

Kebanyakan dari mereka mengkaitkan penurunan kualitas pelayan ini dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama. Adapun Ahok cuti untuk mengikuti Pilkada DKI Jakarta 2017.

Kendati demikian, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum menerima langsung keluhan tersebut.

“Saya tidak mendapatkan laporan hal itu. Tidak ada pengaduan langsung,” kata dia usai kunjungan kerja ke Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, akhir pekan lalu.

Menurut pria yang akrab disapa Soni ini, kalaupun ada keluhan, hal yang dibahas bukan mengenai pelayanannya, melainkan karena adanya proses pengurusan dokumen yang dinilai terlalu lama.

Untuk masalah ini, Soni menyatakan, pihaknya tidak mau gegabah dalam menerbitkan dokumen. Sebab, kata dia, setiap dokumen yang akan diurus harus dilengkapi berbagai syarat dan nantinya juga harus disetujui oleh instansi terkait sesuai bidang dari dokumen yang diurus.

Soni menyatakan, pihaknya tidak mau menerbitkan dokumen secara asal-asalan. “Jangan karena Plt yang menangani izinnya cepat tapi asal-asalan,” ujar Soni.

Pada kunjungan kerjanya di Kecamatan Duren Sawit, Soni terpantau berkunjung ke empat lokasi, yakni ke Kantor Kecamatan, Puskesmas Kecamatan, Kantor Kelurahan Duren Sawit, dan Puskesmas Kelurahan Duren Sawit.

Menurut Soni, alasannya memilih Duren Sawit karena wilayah ini merupakan salah satu kecamatan terpadat di Jakarta.

Baca juga : Plt Gubernur DKI Klaim Tak Ada Lagi Pungli di Jakarta

Di empat lokasi tersebut, Soni sempat berbicang dengan sejumlah warga. Dari percakapan itu, Soni menyatakan, tidak ada warga yang mengaku dimintai uang oleh petugas.

Namun, Soni mengaku menerima masukan agar dilakukannya penambahan petugas. Karena itu, ia berjanji akan menindaklanjuti masukan tersebut.

“Ada keluhan 1-2, karena kurang orang, kenapa tidak ditambah jumlahnya? saya akan fokuskan dalam penataan ini,” ucap Soni.
(Muspri-sisidunia.com)