sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Lakukan Investigasi, KNKT Cari Penyebab Terbakarnya KM Zahro Express Secara Teknis

Lakukan Investigasi, KNKT Cari Penyebab Terbakarnya KM Zahro Express Secara Teknis



Jakarta – Sedikitnya 17 orang dinyatakan masih hilang dalam tragedi terbakarnya Kapal Wisata Zahro Express di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Pencarian pun dilanjutkan oleh pihak Basarnas.

Lakukan Investigasi, KNKT Cari Penyebab Terbakarnya KM Zahro Express Secara Teknis

Seluruh Petugas Lakukan Investigasi di Pelabuhan Muara Angke

Pantauan di lokasi dilansir dari detikcom, Senin (2/1/2017) sejak pukul 08.00 WIB Pelabuhan Muara Angke sudah dipenuhi oleh petugas. Tampak polisi setempat, petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta, petugas Basarnas dan KNKT sudah bersiaga di lokasi.

Tak lama sekitar pukul 08.05 WIB Kepala Basarnas Henry Bambang Soelistiyo tiba. Dia bermaksud mengecek lokasi terjadinya peristiwa kebakaran kapal yang menewaskan sedikitnya 23 tewas.

“Sistem operasi sudah berjalan, kehadiran suatu pimpinan tidak terlalu mutlak,” ujar Bambang di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.

Sementara itu sekitar pukul 08.27 WIB, Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Pelayaran KNKT Kapten Aldrin Dalimunthe tiba di lokasi. Pihaknya meneruskan investigasi penyebab terjadinya kebakaran kapal secara teknis.

“Memperdalam data mengenai keberadaan dan juga mencari penyebab kapal ini secara teknis,” kata Aldrin.

Kedua otoritas ini melaksanakan tugasnya. Bambang menerjunkan satu kapal Rib 01 Basarnas untuk menuju ke lokasi puing kapal yang terbakar di tengah laut. Timnya itu akan mencari data sekaligus korban yang hilang sementara KNKT memulai investigasi mereka.

Baca juga : KM Zahro Express Terbakar, Ketua MPR Sampaikan Ucapan Duka terhadap Korban

Dihubungi secara terpisah, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Victor Vikki Subroto menyebutkan bahwa Ditjen Hubla mengirimkan Kapal Patroli KN P.348 dari Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok dan KN 355 dari KSOP Kepulauan Seribu untuk proses evakuasi.

Selain itu, telah dikerahkan pula 2 unit pompa yang standby di dermaga dan 1 unit fire boat atau kapal pemadam kebakaran.

“Saat ini seluruh penumpang telah dievakuasi ke Pelabuhan Muara Angke dan pada pukul 10.30 WIB KM Zahro Express telah ditarik oleh Kapal Patroli KPLP KNP.348 ke Pelabuhan Kali Adem untuk diperiksa lebih lanjut,” kata Victor.
(Muspri-sisidunia.com)