sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Manfaatkan Akhir Tahun 2016, Bupati Emil Rotasi 584 Pejabat di Trenggalek

Manfaatkan Akhir Tahun 2016, Bupati Emil Rotasi 584 Pejabat di Trenggalek



Trenggalek – Bupati Trenggalek, Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menggunakan hari terakhir di tahun 2016 untuk merotasi 584 pejabat eselon III hingga IV. Mereka yang dirotasi akan mengisi sejumlah posisi di organisasi pemerintah daerah (OPD) yang baru.

Manfaatkan Akhir Tahun 2016, Bupati Emil Rotasi 584 Pejabat di Trenggalek

Bupati Trenggalek, Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengukuhkan para pejabat eselon III dan IV

Pada rotasi gelombang dua ini banyak terjadi perubahan posisi jabatan administratur serta pejabat pengawas. Pengukuhan dilaksanakan di Pendopo Trenggalek, Sabtu (31/12/2016).

Sejumlah pejabat yang mengalami pergeseran di antaranya, Edy Soepriyanto yang menduduki jabatan baru sebagai kepala bagian administrasi pemerintahan setda, Anik Suwarni menduduki kabag hukum, Totok Rudijanto yang kini digeser sebagai Kabag Organisasi Setda Trenggalek,

Kepala Bagian Humas dan Protokol yang sebelumnya dijabat Yuli Priyanto kini dipegang oleh Stefanus Triadi Atmono yang sebelumnya menjabat Kepala Satpol PP. Namun nama organisasi yang dipimpim berubah menjadi bagian protokol dan rumah tangga.

Emil Dardak mengatakan, selain pejabat eselon III dan IV, pihaknya juga mengukuhkan dua pejabat tinggi pratama (Eselon II), masing-masing Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Joko Rusianto dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Ekanto Malipurbo.

“Khusus untuk BPBD dan Dispendik Capil Trenggalek, posisi kepalanya diangkat langsung oleh pemerintah pusat melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri, Cahyo Kumolo,” katanya.

Emil menyatakan penempatan pejabat ini sudah melalui proses penilaian keta dengan pertimbangan dari masing-masing kepala dinas. Kepala dinas sengaja dilibatkan dalam penilaian pejabat yang akan menjadi bawahannya agar roda pemerintahan di masing-masing OPD dapat berjalan maksimal.

Baca juga : Hanura Yakin Tidak Ada Reshuffle Dalam Waktu Dekat

“Pastinya dari kacamata kami, penempatan ini sudah ‘the right man on the right place’ atau sesuai dengan kemampuan dan kompetensi masing-masing pejabat yang bersangkutan. Sehingga diharapkan dengan pelantikan ini, ada semangat baru untuk mewujudkan visi dan misi kami,” ujarnya.

Emil mememinta seluruh pejabat dan staf memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Sebab kinerja aparatur saat ini diawasi langsung masyarakat terutama melalui media sosial.

“Saat ini pengaruh pertumbuhan sosial media yang sangat luar biasa, masyarakat bisa dengan mudah memilih maupun membandingakan keberhasilan daerah lain dengan pencapaian pemerintah di daerahnya sehingga perlu kerja keras dari aparatur negara untuk melayani masyarakat,” terangnya.
(Muspri-sisidunia.com)