Home » News » Ketua DPC Gerindra Ingin Polisi Segera Mengungkap Pembunuh Ketua PAC Pamekasan

Ketua DPC Gerindra Ingin Polisi Segera Mengungkap Pembunuh Ketua PAC Pamekasan



Pamekasan – Kasus terbunuhnya Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra, Kecamatan Pakong, Pamekasan, Madura, Lukman Hakim (47), hingga kini belum terungkap.

Ketua DPC Gerindra Ingin Polisi Segera Mengungkap Pembunuh Ketua PAC Pamekasan

Ilustrasi Pembunuhan Menggunakan Senjata Tajam

Penyidik Polsek Pakong yang menangani kasus pembunuhan ini baru memeriksa dua orang saksi, yang masih keluarga korban.

Namun polisi tidak mau mempublikasikan lebih dulu, nama kedua saksi dengan alasan demi kepentingan penyidikan.

Pemeriksaan terhadap dua saksi ini, untuk mengorek keterangan sekitar kehidupan korban, warga Dusun Duko Barat, Desa Pakong, Kecamatan Pakong, Pamekasan. Apakah belakangan ini korban ada masalah atau pernah berselisih paham dengan orang lain.

Kapolsek Pakong Iptu Mohammad Tarsun, Sabtu (31/12/2016) mengatakan, jika sebelum kejadian korban yang menjabat sebagai Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Kecamatan Pakong, pamit mau pergi menemui sesorang, yang menghubungi dirinya lewat ponsel. Tapi ponsel korban, belum diperiksa, karena masih di tangan keluarga.

“Kami masih belum bisa memberikan menjelaskan, apakah kami akan meminta ponsel korban untuk diperiksa atau tidak. Untuk penyelidikan ini, kami sementara fokuskan pada pemeriksaan saksi terlebih dulu. Sampai sekarang hasil pemeriksaan belum mengarah siapa calon tersangka yang akan dibidik,” ungkap Mohammad Tarsun.

Sementara di kalangan keluarga korban, terdengar selentingan, jika pelaku pembunuhan itu warga Desa Pakong, berinisial K.

Tapi walau kabar itu sudah menyebar, belum ada tanda-tanda bagi petugas untuk membekuknya. Karena pada saat kejadian tidak ada saksi yang melihat terbunuhnya Lukman Hakim.

Ketua DPC Gerindra Pamekasan, Agus Sujarwadi, meminta aparat secepatnya mengungkap terbunuhnya korban Lukman Hakim.

Baca juga : Tertimbun Tebing Longsor, Dua Pekerja Tambang Tewas

Jika polisi tidak cepat mengungkap dan membekuk pelakunya, akan menimbulkan praduga tidak baik citra kepolisian.

“Selama ini, kami belum pernah mendengar korban punya masalah dengan orang lain,” papar Agus Sujarwadi.

Lukman Hakim tewas di halaman rumah kompos, di Dusun Duko Timur, Desa Pakong, Kecamatan Pakong, Pamekasan, dengan sejumlah luka bacokan di tubuhnya.
(Muspri-sisidunia.com)