Home » News » Walikota Surabaya Meniadakan Pertunjukan Air Mancur Menari Di Malam Pergantian Tahun

Walikota Surabaya Meniadakan Pertunjukan Air Mancur Menari Di Malam Pergantian Tahun



Surabaya – Wali Kota Tri Rismaharini sudah pastikan tidak ada pesta kembang api atau acara hiburan di Balai Kota Surabaya saat malam pergantian tahun. Bahkan air mancur menari di Jembatan Suroboyo malam ini ditiadakan.

Walikota Surabaya Meniadakan Pertunjukan Air Mancur Menari Di Malam Pergantian Tahun

Pertunjukan Air Mancur Menari di Jembatan Suroboyo

Risma memilih patroli keliling kota setelah mengikuti doa bersama anak buahnya di Balai Kota Surabaya.

“Aku nunggoni balai kota karo dungo supoyo gak ono opo-opo nang Suroboyo (saya nunggu di balai kota sambil berdoa agar Surabaya tidak terjadi kejadian apa apa),” kata Risma saat menghadiri ‘Launching Pelatihan Sabtu dan Minggu Pejuang Muda Pahlawan Ekonomi 2017’ di Kapas Krampung Plaza (Kaza), Sabtu (31/12/2016).

Risma juga mengaku akan keliling kota untuk memantau situasi perayaan pergantian tahun yang dilakukan masyarakat setelah lepas Pukul 00.00 Wib. Namun, ia meminta tidak ada yang mengikutinya.

“Mari jam 12 bengi baru keliling muter tapi gak oleh ono sing ngetutno. Aku muter dewe (Setelah jam 12 malam keliling tapi nggak boleh ada yang mengikuti. Saya keliling sendiri,” ujarnya dengan nada bercanda.

Acara berdoa bersama kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) atau dinas di Balai Kota Surabaya rencananya akan dilaksanakan mulai Pukul 19.00 hingga menjelang Pukul 00.00 WIB.

“Kita doa bersama, setelah para kepala SKPD mungkin pergi, saya keliling sendiri,” tambahnya.

Risma menegaskan seluruh petugas gabungan, polisi, TNI, Satpol PP dan Linmas sudah disebar ke seluruh kota untuk menjaga keamanan kota selama detik-detik pergantian tahun.

Baca juga : Ikuti Maklumat Kapolda Sumut, Wali Kota Gunungsitoli Larang Petasan Pada Malam Tahun Baru

Bahkan, pertunjukan air mancur menari di Jembatan Suroboyo ditiadakan saat pergantian tahun nanti. Jadwal pertunjukan air mancur biasanya digelar Pukul 20.00 Wib-21.00 Wib setiap Hari Sabtu juga ditiadakan.

Alasan Risma meniadakan pertunjukan air mancur menari yakni faktor keamanan serta tidak ingin ada konsentrasi massa di satu titik.

“Kita konsentrasi polisi, satpol, linmas di seluruh kota. Saya tidak mau ada konsentrasi massa,” pungkas Risma.
(Muspri-sisidunia.com)