Home » News » Ikuti Maklumat Kapolda Sumut, Wali Kota Gunungsitoli Larang Petasan Pada Malam Tahun Baru

Ikuti Maklumat Kapolda Sumut, Wali Kota Gunungsitoli Larang Petasan Pada Malam Tahun Baru



Gunungsitoli – Wali Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Lakhomizaro Zebua, melarang warga yang merayakan malam tahun baru dengan menyalakan petasan.

Ikuti Maklumat Kapolda Sumut, Wali Kota Gunungsitoli Larang Petasan Pada Malam Tahun Baru

Wali Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Lakhomizaro Zebua

Lakhomizaro mengatakan, pemerintah melarang petasan di malam tahun baru berdasarkan maklumat kapolda Sumatera Utara dan keputusan bersama oleh bupati dan wali kota di Kepulauan Nias.

“Forum Komunikasi Pimpinan Daerah sepakat untuk tidak menyalakan petasan, demi menjaga kerukunan dan keberagaman,” jelas Lakhomiaro, Sabtu (31/12/2016).

Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kota Gunungsitoli membuat kesepakatan. Petasan dan Mercon dilarang untuk diperjualbelikan di Kota Gunungsitoli menjelang perayaan Natal 25 Desember 2016 dan Tahun Baru 1 Januari 2017.

Pemerintah Kota Gunungsitoli pada bulan lalu berencana merayakan pesta kembang api di taman Ya’ahowu. Namun karena sesuatu hal perayaan itu dibatalkan untuk tahun ini.

Untuk itu, masyarakat diimbau merayakan pergantian tahun dengan aman dan sederhana serta berharap warga dapat merayakannya dengan berdoa bersama keluarga di rumah.

“Pemerintah mengimbau warga dalam merayakan pergantian tahun dengan sederhana saja, tidak usah membuang rezeki ke hal-hal yang tidak baik lah,” harap Lakhomiaro.

“Semoga warga tidak berlebihan merayakan pergantian tahun baru ini, dan warga dapat mensyukuri sudah dapat melewati tahun 2016 dengan baik,” imbuh Lakhomizaro Zebua.

Baca juga : Tito Karnavian Melarang Warga Bermain Petasan Di Penghujung Tahun 2016

Pemerintah Kota Gunungsitoli juga sudah meminta tanggapan dari para pemuka agama yang ada di Kota Gunungsitoli terkait larangan ini dan mereka semuanya sepakat.
(Muspri-sisidunia.com)