Home » News » Dede Yusuf Menilai Wajar Menaker Marah Dengan TKA Ilegal

Dede Yusuf Menilai Wajar Menaker Marah Dengan TKA Ilegal



Jakarta – Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf menilai, wajar Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri marah ketika inspeksi mendadak ke PT Huaxing, yang berada di Jalan Narogong KM 20, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (28/12/2016).

Dede Yusuf Menilai Wajar Menaker Marah Dengan TKA Ilegal

Lantaran para tenaga kerja asing itu menunjukkan gelagat tidak sopan saat Hanif mengunjunnginya.

Baca juga : Suami Cawagub No 1 DKI Diperiksa Polisi Kasus Dugaan Makar

“Soal bentak-bentak memang itu masalah bawaan karakter. Tapi TKA itu juga kurang sopan dan sembarangan dalam menjawab Menteri. Jadi wajar kalau Menaker lepas kendali,” kata Dede, melalui pesan singkat yang diterima Kompas.com, Jumat (30/12/2016).

Ia mengapresiasi langkah Hanif melakukan sidak tersebut.

Adanya temuan tenaga kerja asing yang menyalahgunakan dokumen kerja, menunjukkan bahwa keresahan masyarakat memang terbukti.

“Mudah-mudahan ke depan Pak Menteri lebih bisa menugaskan timnya saja untuk melaksanakan sidak tersebut,” ujarnya.

Dalam rekaman sidak yang ditayangkan Kompas TV, Hanif terlihat beberapa kali membentak tenaga kerja asing saat sidak di perusahaan tersebut.

Pasalnya, ketika Hanif mengajak berbicara, beberapa tenaga kerja asing terlihat mengacuhkannya dan bahkan menghubungi rekannya yang lain melalui ponsel.

Sebelumnya, Hanif mendapati 38 tenaga kerja asal China legal yang bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang peleburan baja itu.

Namun dari jumlah tersebut, 18 di antaranya terindikasi melakukan pelanggaran izin kerja.

Mereka bekerja tidak sesuai jabatannya. Misalnya, teknisi listrik tetapi bekerja menjadi marketing.

Ada juga pelanggaran lokasi kerja, yakni mendapatkan izin di Tangerang tetapi bekerja di Bogor.

“Mereka yang terindikasi pelangaran izin kerja dibawa ke tahanan Imigrasi Bogor untuk diperiksa oleh pengawas Ketenagakerjaan dan Imigrasi,” kata Menaker.

(bens – sisidunia.com)