sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Razia Kafe Yang Dilakukan Aparat Gabungan Memaksimalkan Penggunaan K9

Razia Kafe Yang Dilakukan Aparat Gabungan Memaksimalkan Penggunaan K9



Jakarta – Aparat gabungan melakukan razia tempat hiburan malam menjelang Tahun Baru 2017. Operasi ini dialkukan dalam rangka menghindari penyalahgunaan narkoba.

Razia Kafe Yang Dilakukan Aparat Gabungan Memaksimalkan Penggunaan K9

Sebanyak 750 personel dikerahkan malam ini. Mereka berasal dari Mabes Polri, gabungan Polda Metro Jaya, Pom TNI, BNN, Brimob, Dokkes Polri, K-9, dan Provos. Menurut Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto, penggunaan personel K9 akan dimaksimalkan kali ini.

Baca juga : Kejari Bengkulu Memusnakan Barang Bukti Hasil Perkara Di Penghujung Tahun 2016

“Nanti sasaran kita adalah tempat hiburan malam seperti, kafe, tempat karaoke, dan diskotek. Akan ada dua sasaran yakni penggunaan narkoba dan obat terlarang lainnya. Jadi akan ada tes urine di tempat,” kata Eko saat apel pasukan di lapangan Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Kamis (29/12/2016) malam.

“Kesempatan kali ini kita maksimalkan penggunaan K9 untuk mengendus ganja, sabu, ekstasi, dan heroin yang menjadi kelemahan kita,” sambung dia.

Sebanyak 26 anjing pelacak akan dikerahkan pada malam yang nantinya dibagi menjadi dua. Karena operasi ini akan bergerak di dua lokasi berbeda.

Dalam arahannya, Eko menekankan kepada setiap anggota untuk bersikap ramah saat operasi berlangsung. Oleh karenanya, setiap anggota diwanti-wanti untuk menghindari adanya keributan yang berujung konflik.

“Kalau ada masalah dan kendala tolong dilaporkan kepada yang dituakan. Hindari konflik bersitegang dengan tamu. Jangan terpancing karena operasi kita bersifat humanis,” jelas Eko.

“Semua ruang disekat jangan didobrak. Panggil manajer hindari komplain owner. Operasi jangan ada kekerasan dan pelecehan. Kalau ada wanita yang terindikasi mohon Polwan yang menjaga,” sambung dia.

Nantinya, semua hasil operasi akan dibawa ke Polda. Selanjutnya, bagi yang positif menggunakan narkoba akan diproses lebih lanjut.

Lokasi pertama yang dirazia yaitu kafe Venue di Kemang, Jakarta Selatan. Petugas tampak meminta para pengunjung untuk keluar dari kafe dan diminta untuk tes urine.

Para pengunjung pun satu persatu melakukan tes urine. Tak hanya itu, petugas juga mendata para pengunjung dan meminta menunjukkan kartu identitas. (bens – sisidunia.com)