Home » News » Bupati Purwakarta Turun Ke Jalan Bagikan Makanan Ke Pengendara

Bupati Purwakarta Turun Ke Jalan Bagikan Makanan Ke Pengendara



Jakarta – Macet parah yang terjadi di ruas Tol Cipularang dan jalur arteri Purwakarta-Bandung via Padalarang, mendapat perhatian serius dari semua pihak. Salah satunya, dari Pemkab Purwakarta. Bupati Dedi Mulyadi bersama pihaknya, turun langsung ke jalan membagikan makanan ringan dan air minum.

Bupati Purwakarta Turun Ke Jalan Bagikan Makanan Ke Pengendara

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, mengatakan, macet parah yang terjadi di wilayahnya di luar kuasanya. Sebab, ini ada kaitannya dengan bergesernya Jembatan Cisomang Tol Cipularang di KM 100+800 Desa Depok, Kecamatan Darangdan.

Baca juga : Yunus Nusi : “La Nyalla Pantas Jadi Anggota Kehormatan PSSI”

Saat ini, jembatan tersebut sedang diperbaiki. Imbasnya, kendaraan yang hendak ke Bandung atau Jakarta dialihkan ke jalur arteri. “Ini hari ketiga, kendaraan yang melintasi wilayah kami sangat padat,” ujar Dedi, saat membagikan makanan di depan GT Ciganea, Kamis (29/12/2016).

Pada hari ini, Dedi beserta jajarannya membagikan makanan dan minuman bagi sopir dan penumpang yang terjebak macet. Untuk pembagian makanan ringan ini, lanjut Dedi, akan dilakukan setiap hari. Ada 5.000 paket setiap harinya. Batas waktunya, sampai puncak arus balik liburan tahun baruan.

Bahkan, bupati dua periode ini memerintahkan kepada camat dan kepala desa yang disepanjang jalur arteri untuk membuka posko. Posko tersebut, harus menyediakan makanan, minuman, obat-obatan, serta toilet yang mudah terjangkau oleh pengendara. Masyarakat Purwakarta, harus berempati terhadap pengendara yang melintasi wilayah ini.

Sementara itu, Ahmad Sanusi (46 tahun), sopir truk asal Cirebon, mengatakan, dirinya hendak menuju Bandung. Akan tetapi, selepas Tol Jakarta-Cikampek, dia terjebak macet di Tol Cipularang. Macet ini, nyambung ke jalur arteri Purwakarta.

“Sudah tiga jam saya terjebak di jalur arteri,” ujarnya yang hendak mengirim barang material bangunan ke Bandung ini.

Ahmad mengaku, yang paling dibutuhkan yaitu tempat istirahat. karena sopir maupun penumpang sangat lelah dengan situasi dan kondisi seperti ini. Ahmad sangat mengapresiasi pembagian makanan ringan oleh Bupati Dedi dan jajarannya.

“Terima kasih Pak Dedi, yang sudah memperhatikan pengendara yang terjebak macet,” ujarnya.

(bens – sisidunia.com)