Home » Otomotif » Kunjungi Kementerian Perindustrian dan Perusahaan Komponen Lokal, TVS Rencana Garap “Bajaj” Listrik

Kunjungi Kementerian Perindustrian dan Perusahaan Komponen Lokal, TVS Rencana Garap “Bajaj” Listrik



Jakarta – PT TVS Motor Company Indonesia (TMCI) produsen kendaraan roda dua dan tiga asal India sudah melakukan kunjungan ke Kementerian Perindustrian, membicarakan rencana barunya untuk memproduksi roda tiga bertenaga listrik, Jumat (23/12/2016).

Kunjungi Kementerian Perindustrian dan Perusahaan Komponen Lokal, TVS Rencana Garap "Bajaj" Listrik

Walau masih berupa gambaran abstrak, usaha tersebut mendapat apresiasi pihak Kemenperin, yang diwakili oleh I Gusti Putu Suryawirawan, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE). Putu menyampaikan, rencana tersebut memang masih gambaran abstrak.

“Iya TVS, baru memperkenalkan program kendaran roda tiga listrik, belum ada data kongkret. Mereka hanya mengatakan bahwa akan fokus pada kendaraan roda tiga, dan mereka ingin kembangkan versi listriknnya,” ujar Putu dilansir dari KompasOtomotif, Selasa (27/12/2016).

Putu melanjutkan, kalau pihak TVS menyampaikan sudah melakukan lobi-lobi kepada perusahaan komponen lokal, salah satunya produsen baterai GS. Kendaraan ini rencananya akan ditujukan untuk bisnis (komersial), di daerah-daerah wisata, dan di lingkungan suatu komplek.

Produk ini juga merupakan salah satu kontribusi produsen kendaraan untuk mengatasi masalah lingkungan. “Intinya kami menyambut baik rencana tersebut. Terkait penambahan investasi, bisa saja seperti itu, karena kemungkinan untuk produksi, ada di dalam fasilitas yang berbeda dari yang sudah ada,” ujar Putu.

Rio Aditya, Public Relations Manager PT TVS Motor Company Indonesia (TMCI) menambahkan, kalau proyek ini masih cukup panjang tahapannya. Namun, dirinya memastikan kalau tim riset dan pengembangan sudah mulai bergerak.

Baca juga : Mulai Produk GSX 150 di Bekasi : Tonggak Sejarah Berikan Produk Unggulan Berkualitas

“Jika hasil riset dan pengembangannya dianggap layak, baru dimasukkan ke Kemenperin, jadi tidak main-main,” ujar Rio.
(Muspri-sisidunia.com)