Home » News » Inilah Sosok Dodi Triono, Salah Satu Korban Pembunuhan Sadis di Perumahan Pulomas

Inilah Sosok Dodi Triono, Salah Satu Korban Pembunuhan Sadis di Perumahan Pulomas



Jakarta – Rumah dengan tiga lantai itu berada di kompleks permukiman elite, Pulomas Utara, Pulogadung, Jakarta Timur. Tembok setinggi 3 meter memagari pandangan rumah tersebut. Lahan parkir di dalam cukup untuk menampung empat mobil. Kondisinya kini disegel setelah polisi menyelidiki pembunuhan sadistis kemarin pagi.

Inilah Sosok Dodi Triono, Salah Satu Korban Pembunuhan Sadis di Perumahan Pulomas

Pemilik rumah itu adalah Dodi Triono, 59 tahun. Ia dan anggota keluarganya menjadi korban pembunuhan, setelah hampir 19 jam dikurung di dalam kamar mandi berukuran sempit. Ketua RW setempat, Gani, mengenang Dodi sebagai sosok yang ramah dan terbuka. Terlebih bagi penduduk di sekitar perumahan. “Dia itu ketua RT,” ujar Gani, Selasa, 27 Desember 2016.

Menurut Gani, rumah yang dihuni Dodi merupakan hunian sementara. Sebab, Dodi dan keluarga besarnya tengah menyelesaikan renovasi rumah lamanya. Rumah Dodi berada di perumahan Pulomas Residence, tak jauh dari rumah yang ditempatinya saat pembunuhan. “Kondisi penyelesaiannya mungkin baru mencapai 80 persen,” kata Gani

Tak banyak yang diketahui Gani ihwal latar belakang Dodi. Ia hanya mengenal Dodi sebagai pengusaha sukses yang bekerja di sebuah biro arsitek. Deretan mobil mewah terparkir di halaman rumahnya. Warga sekitar bahkan berseloroh bahwa Dodi merupakan ketua RT paling kaya se-Jakarta Timur. “Dia punya tiga Lamborghini,” tuturnya.

Baca juga : Ini Kronologi Pembunuhan Sadis Yang Menewaskan 6 Orang Penghuni Rumah Di Pulomas

Di mata para sahabatnya, Dodi dikenal sebagai sosok yang menyenangkan. Alumnus Jurusan Arsitek Fakultas Teknik Universitas Indonesia itu banyak menangani proyek-proyek properti berskala besar. “Dia itu bergerak di bisnis properti. Yang saya tahu, dia pengusaha sukses,” ujar salah seorang teman kuliah Dodi, Sarjono, saat ditemui di rumah tersebut.

Sarjono mengaku baru bertemu Dodi kembali dalam acara reuni sesama alumni Jurusan Arsitek UI pada Jumat, 23 Desember 2016, di sebuah pusat belanja. Dodi, kata Sarjono, tak berbaur dengan rekan-rekannya. “Terakhir, kemarin saat reuni di FX Sudirman, dia lebih banyak diam,” katanya.

Adik ipar Dodi, Dewi, membenarkan aktivitas Dodi sebagai pengusaha di bidang properti. Bahkan, menurut Dewi, Dodi baru saja memenangi tender proyek Gelora Bung Karno (GBK). “Dia pemimpin proyek di Senayan, tapi izinnya belum keluar,” ujarnya.
(Muspri-sisidunia.com)