Home » News » Massa GNPF MUI Dan FPI Telah Berkumpul Di Depan Eks Gedung Pengadilan Negeri

Massa GNPF MUI Dan FPI Telah Berkumpul Di Depan Eks Gedung Pengadilan Negeri



Jakarta – Hari ini, digelar kembali sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Puluhan massa dari GNPF MUI serta Front Pembela Islam (FPI) berkumpul di depan eks gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Massa GNPF MUI  Dan FPI Telah Berkumpul Di Depan Eks Gedung Pengadilan Negeri

Massa GNPF MUI dan FPI yang mengenakan baju koko berwarna putih dengan peci berwarna senada telah berkumpul di depan eks gedung PN Jakpus yang menjadi tempat berlangsungnya sidang Ahok. Ratusan polisi gabungan dari Polda Metro Jaya serta Polres Jakarta Pusat juga telah bersiap mengamankan di sekitar area eks PN Jakpus, Selasa (27/12/2016).

Baca juga : Agus Kembali Bergerilya Dua Lokasi Di jakarta Timur Hari Ini

Mereka juga turut membawa bendera bertuliskan Laskar FPI dan bersiap-siap untuk melakukan orasi. Dari informasi yang dihimpun, massa dari GNPF MUI serta FPI memang berencana menggelar aksi di depan eks gedung PN Jakarta Pusat pada pukul 06.00 WIB.
Sidang Lanjutan Ahok Digelar, Massa FPI Aksi di Eks PN Jakpus.

Sekjen DPP FPI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamu’min sebelumnya juga mengatakan dirinya akan menghadiri persidangan hari ini. “Insya Allah saya hadir sidang,” kata Novel.

Sidang lanjutan Ahok akan berlangsung pukul 09.00 WIB nanti dengan agenda pembacaan putusan sela oleh hakim. Pada sidang sebelumnya, jaksa penuntut umum menolak eksepsi Ahok dan menegaskan dakwaaan terhadap mantan bupati Belitung Timur itu tidak prematur.

“Terdakwa dalam surat penuntut umum didakwa melanggar Pasal 156 a dalam dakwaan pertama, tidak melanggar prosedur sebagaimana Undang-Undang No 1/PNPS/1965 (tentang pencegahan penyalahgunaan dan atau penodaan agama). Pasal 156 a yang didakwakan terhadap terdakwa bukan prematur,” ujar jaksa Ali Mukartono membacakan tanggapan atas eksepsi penasihat hukum Ahok di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakpus, Selasa (20/12/2016).

(bens – sisidunia.com)