Home » News » Adanya Pergeseran Permukaan Tanah Akibat Curah Hujan, Jembatan Cisomang Bergeser 53 Cm

Adanya Pergeseran Permukaan Tanah Akibat Curah Hujan, Jembatan Cisomang Bergeser 53 Cm



Jakarta – Jembatan Cisomang di jalan tol Purbaluenyi dilaporkan mengalami pergeseran ke samping sejauh 53 cm.

Adanya Pergeseran Permukaan Tanah Akibat Curah Hujan, Jembatan Cisomang Bergeser 53 Cm

Direktur Jenderal Bina Marga, Arie Setiadi, mengatakan pergeseran jembatan terjadi karena adanya pergeseran permukaan tanah yang menjadi pijakan fondasi di bawahnya. Pergeseran tanah terjadi akibat curah hujan yang terjadi.

“Itu karena curah hujan yang menyebabkan tanah menjadi lembek,” kata Arie Setiadi dalam paparannya di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (23/12/2016).

Pergeseran yang terjadi, diketahui dari hasil evaluasi yang dilakukan PT Jasa Marga selaku pengelola jalan tol Purbaleunyi. Laporan ini ditindaklanjuti oleh Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKTJ), Kamis 22 Desember 2016.

“Terjadi pergeseran pada pilar kedua yang sudah melebihi batas izin yang disyaratkan. Namun demikian, vibrasi jembatan (getaran jembatan) masih dalam ambang batas aman,” sambung Arie.

Jembatan Cisomang terbentang di ruas jalan tol Purbaleunyi (Purwakarta-Bandung-Cileunyi) tepatnya di KM 100+700.

Jalan Tol Purbaleunyi menghubungkan Purwakarta dan Cileunyi dengan panjang mencapai 88 kilometer. Jalan tol ini melintasi Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Cimahi, Kota dan Kabupaten Bandung.

Baca juga : Jalur Puncak Akan Ditutup Pada Malam Pergantian Tahun 2016

Untuk alasan keselamatan, hanya kendaraan golongan satu saja yang boleh melintasi jembatan Cisomang. Sedangkan untuk kendaraan kategori berat seperti truk dilarang melintas dan dialihkan keluar jalan tol sebelum jembatan Cisomang dan bisa masuk lagi ke Tol Purbaleunyi setelah jembatan Cisomang.

“Mulai hari ini kita larang truk lewat situ, kalau mobil kecil masih bisa lewat,” jelas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (23/12/2016).

Mengantisipasi lonjakan lalu lintas di Tol Purbaleunyi, khususnya di kendaraan yang melalui jembatan Cisomang, Kementerian PUPR menugaskan Jasa Marga untuk memantau pergeseran tanah di jembatan Cisomang. Tentunya sebagai operator, Jasa Marga juga diminta aktif memberikan informasi jalan alternatif kepada pengguna jalan tol.

“Kita minta Jasa Marga sebagai operator mengamati displacement jembatan ini per jam atau harian. Apalagi khususnya liburan panjang ini pasti banyak kemacetan di sana,” tutur Basuki.

Basuki menambahkan, saat ini pihaknya sudah mulai melakukan perbaikan tiang pondasi di jembatan Cisomang. Dirinya pun belum bisa menargetkan kapan jembatan Cisomang selesai diperbaiki dan kembali bisa dilalui dengan normal.

“Pak Dirjen Bina Marga sudah buat rencana kerja untuk mulai mobilisasi peralatan untuk perbaikan seperti bore pile dan sebagainya,” ujar Basuki.
(Muspri-sisidunia.com)