sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Tim Saber Pungli Bekuk 5 Orang PNS Indramayu

Tim Saber Pungli Bekuk 5 Orang PNS Indramayu



Indramayu – Tim Saber Pungli mengangkap Lima oknum pegawai negeri sipil (PNS) dan satu tenaga kontrak yang bertugas di Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Indramayu yang diduga menilap duit retribusi pasar. Petugas telah mengamankan barang bukti uang sebanyak Rp 1,6 juta.

Tim Saber Pungli Bekuk 5 Orang PNS Indramayu

Proses penangkapan terhadap lima pria dan satu wanita ini berlangsung di Pasar Daerah Bangkir, Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jabar, Jumat (23/12/2016). Identitas mereka adalah Sutjahyo (kepala pasar), Adang Sudrajat, Remin, Dulkamid, Nina Sri Purnama yang semuanya berstatus PNS, dan Kadis Bukhori selaku tenaga kontrak kebersihan.

Baca juga : Jokowi Goda Cagub-Cawagub DKI Saat Hadiri Acara Haul Gus Dur

“Tim Saber Pungli Indramayu mengamankan sejumlah oknum PNS Diskoperindag yang diduga melakukan pungli,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes (Pol) Yusri Yunus via pesan singkat.

Yusri menjelaskan, petugas retribusi Pasar Daerah Bangkir selaku PNS Diskoperindag Kabupaten Indramayu telah melakukan pungutan dengan cara memberikan karcis dan tidak kepada pedagang. Hasil pungutan retribusi, sambung Yusri, diserahkan kepada Nina, yang menjabat bendahara pasar.

Gerak-gerik oknum PNS itu dimonitor aparat penegak hukum. Lalu personel Tim Saber Pungli bergerak meringkusnya.

“Uang hasil pungutan dengan menggunakan karcis disetorkan ke kas daerah. Sedangkan uang yang dipungut tanpa karcis ini dibagikan kepada pengurus pasar atau kepentingan pribadi,” kata Yusri.

Keenam orang tersebut telah digiring ke kantor polisi. Mereka menjalani pemeriksaan secara intensif oleh personel Unit III Tipikor Polres Indramayu. “Barang bukti yang diamankan yakni uang Rp 1.677.000 dan beberapa karcis retribusi,” kata Yusri.

(bens – sisidunia.com)