Home » Ekonomi & Bisnis » Buka Bisnis di Malang, Raffi Ahmad Temui Bupati Rendra Kresna

Buka Bisnis di Malang, Raffi Ahmad Temui Bupati Rendra Kresna



Jakarta – Tiba-tiba artis Raffi Ahmad muncul di Pendopo di Jalan Agus Salim, Kota Malang. Suami Nagita Slavina ini mengaku sedang menunggu Bupati Malang, Rendra Kresna.

Buka Bisnis di Malang, Raffi Ahmad Temui Bupati Rendra Kresna

Seperti diketahui, Raffi tengah getol mendalami bisnis aneka makanan kecil yang diproduksi di Kawasan Ampeldento, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Produknya berupa kripik singkong (Kingkong), tales (Chipstaro), makaroni (Mamen) dan jagung (Kriptos).

Baca juga : Pasca-reli Trump, Wall Street Akhirnya Tergelincir

“Aku lagi membuka lapangan pekerjaan, mau menemui Bupati untuk kulo nuwun,” kata Raffi ketika ditemui di Pendopo Kabupaten Malang di Jalan Agus Salim Kota Malang, Kamis (22/12).

Selain menemui Bupati Rendra, Raffi juga melakukan penguatan kepada motoris atau Rekan Raffi, penjual snack miliknya. Ia menemui para Rekan Raffi di Pasar Besar Kota Malang.

Para motoris atau Rekan Raffi menjadi pengantar produknya ke pasar tradisional di daerah-daerah. Raffi memang sengaja menjangkau di pasar tradisional di pelosok-pelosok dan langsung ke masyarakat di pedesaan.

Para Rekan Rafi memiliki sebuah kartu yang dapat merekam jumlah penjualan sekaligus menunjukkan semangat jualnya. Penjualan dengan jumlah tertentu akan mendapatkan reward.

“Ada umroh, motor atau diundang ke Jakarta. Tadi di Pasar Besar kumpulin motoris para Rekan Raffi. Saya motivasi agar mereka semangat untuk menjual, saya juga memberikan hadiah, kuis, motivasi, hanphone, jam tangan,” sambungnya.

Raffi mengaku sengaja menggarap pasar tradisional yang menurutnya dapat membantu masyarakat kecil langsung. Apalagi Indonesia dengan wilayahnya yang luar, sangat dominan di pasar tradisional.

“Pasar tengah kota sudah semuanya, yang kami lakukan ini adalah di pinggir-pinggir ini. Harga jauh lebih murah, kalau biasanya dijual Rp 4,5 ribu, di pasar tradisional cukup Rp 2 ribu, di warung-warung kecil,” katanya.

Saat ini Raffi sedang fokus di Jawa Barat dan Jawa Timur. Semua titik sudah dijangkau, termasuk Madura, Malang dan Bali. Produk-produk Raffi saat ini sudah bisa ditemukan di outlet minimarkan dan lain-lain. Market modern, dirasa sudah dapat berjalan secara mandiri.

“Kalau market modern saya rasa sudah kuat berdiri sendiri. Kami nggak perlu bantu, mereka sudah bisa kaya. Saya dukung pabrik-pabrik yang padat karya. Kalau harganya bagus pasti para petani juga doanya bagus, sama pabriknya,” kata Rendra.

Raffi membutuhkan banyak tenaga kerja dan bahan pokok untuk produksi keripiknya. Ia sudah membangun kemitraan 100 hektare dengan petani di Malang dan masih butuh sekitar 50 hektare lagi.

Untuk membuat kripiknya, Raffi membutuhkan singkong seanyak 20 ton dan tales sekitar 5 ton. Raffi juga memberdayakan 250 Rekan Raffi, sementara tagetnya 10 ribu Rekan Raffi di Indonesia. (bens – sisidunia.com)