Home » Gaya Hidup » Hasil Riset Menunjukkan Donor Ginjal Diusia 65 Tahun Juga Oke !

Hasil Riset Menunjukkan Donor Ginjal Diusia 65 Tahun Juga Oke !



Jakarta – Ginjal dikatakan sebagai organ yang paling banyak dibutuhkan untuk transplantasi. Namun donornya tak seberapa banyak, bahkan cenderung kurang. Hingga akhirnya pakar menemukan solusi untuk mengatasi persoalan ini.

Hasil Riset Menunjukkan Donor Ginjal Diusia 65 Tahun Juga Oke !

Persoalan kurangnya donor ginjal bahkan tak hanya terjadi di negara berkembang, tetapi juga di negara maju seperti AS. Dr David Klassen dari United Network for Organ Sharing (UNOS), AS melaporkan di Negeri Paman Sam sudah ada 99.101 orang yang mengantre untuk mendapatkan ginjal donor.

Tetapi per November 2016 baru digelar 12.245 prosedur cangkok dengan menggunakan 8.306 ginjal dari pendonor yang sudah meninggal.

Persoalan ini diperkeruh dengan batasan usia untuk pendonor. Kendati Klassen mengaku tak pernah mencantumkan batasan usia untuk donor organ, namun kebanyakan donor berusia muda atau maksimal paruh baya.

Hal ini kemudian ditanggapi oleh tim peneliti dari University of Torino, Italia yang ingin tahu sebenarnya adakah batasan usia ini. Dari data yang dimiliki Turin University Renal Transplant Center dalam kurun tahun 2003-2013, peneliti menemukan ada 647 prosedur di mana usia donornya berkisar antara 50-59 tahun.

Namun untuk menjawab rasa penasaran mereka, peneliti kemudian membandingkan tingkat survival atau keberlangsungan hidup pada ginjal dari donor berusia 50-59 tahun; 60-69 tahun; 70-79 tahun; dan 80 tahun ke atas.

Lima tahun kemudian terkumpul fakta bahwa tingkat keberlangsungan hidup pasien mencapai 87,8 – 90,1 persen, sedangkan tingkat keberlangsungan hidup organnya mencapai 65,9 – 75,2 persen.

Artinya, mereka yang telah menginjak usia 65 tahun masih bisa menyumbangkan ginjalnya. Bahkan peneliti menemukan, ginjal mereka masih berfungsi hingga beberapa tahun pasca transplantasi.

Baca juga : Lakukan Kebiasaan Ini Untuk Memelihara Kesehatan Payudara

“Apalagi jika usia donornya sama dengan pasien, maka kami mungkin akan lebih mempertimbangkan ginjal dari donor tersebut,” kata ketua tim peneliti Dr Luigi Biancone seperti dilaporkan CNN.

Ditambahkan Klassen, usia bukanlah satu-satunya kriteria yang menentukan kualitas organ donor. “Riset-riset sebelumnya juga konsisten mengatakan bahwa organ dari donor yang berusia lanjut juga masih baik,” ujarnya.
(Muspri-sisidunia.com)