Home » Otomotif » Emerging-market Compact Car Company : Tanda Kepemilikan Penuh Toyota Akan Daihatsu

Emerging-market Compact Car Company : Tanda Kepemilikan Penuh Toyota Akan Daihatsu



Jakarta – Kepemilikan penuh Toyota akan Daihatsu langsung berbuah strategi baru dengan diresmikannya divisi khusus, “Emerging-market Compact Car Company”, Kamis (15/12/2016). Keputusan ini membuka kesempatan Indonesia menjadi basis ekspor Grup Toyota di masa depan, seperti Thailand.

Emerging-market Compact Car Company : Tanda Kepemilikan Penuh Toyota Akan Daihatsu

Melalui pendekatan “Daihatsu” yang piawai dalam membangun mobil kompak harga terjangkau, perusahaan internal ini akan menyasar negara berkembang.Mengapa Indonesia berpotensi jadi basis ekspor?

Mengenai perihal tesebut, kepanjangan tangan Toyota Motor Companya (TMC) di Indonesia, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) coba menanggapi.

“Kami melihat ini sebagai sebuah kesempatan dan tantangan buat Indonesia. Berdasarkan informasi dari prinsipal Jepang, perusahaan itu bukan hanya untuk pasar domestik tapi juga untuk emerging market secara keseluruhan,” ujar Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden Direktur PT TMMIN seperti yang dilansir dari KompasOtomotif, Jumat (16/12/2016).

Warih melanjutkan, untuk pertama kali yang disasar adalah wilayah Asia, dan di daerah ini, fasilitas produksi Daihatsu hanya ada di Indonesia dan Malaysia. Indonesia tentu yang paling besar.

“Jadi kalau kita jadi salah satu nagara yang diberi tantangan untuk menjadi basis produksinya emerging compact car, betapa besar kesempatan kita, betapa besar industri yang akan berkembang di Indonesia,” ucap Warih.

Namun tantangannya, kata Warih, Indonesia cukup kompetitif atau tidak, dari sisi kualitas produk, regulasi pemerintah dan infrastrukturnya. Jika lengkap semua itu, Indonesia bisa jadi basis produksi, dan tahun 2017 bisa jadi penentuan.

Baca juga : Berita Otomotif : Sienta Jadi Kandidat Terbaik Dalam Indonesian Car of The Year

Terkait dengan apakah akan ada pembentukan struktur baru Toyota-Daihatsu di Indonesia, sebagai imbas dari kebijakan prinsipal Jepang, Warih menambahkan, “Itu akan diputuskan sekitar April 2017 untuk Indonesia, mari kita tunggu.”
(Muspri-sisidunia.com)