Home » Hiburan » Tutup Tahun 2016 Dengan Konser Tunggal, KLa Project Usung Tema Etnik Nan Unik

Tutup Tahun 2016 Dengan Konser Tunggal, KLa Project Usung Tema Etnik Nan Unik



Jakarta – KLa Project menutup 2016 dengan konser tunggal bertajuk ‘Love, Passion and Culture’. Dari namanya, Kla memang menggelar konser bernuansa etnik. Gelaran yang dilaksanakan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki pada Kamis (15/12/16) malam itu pun menghibur para penggemarnya dengan prima meski usia band ini sudah mencapai 28 tahun.

Tutup Tahun 2016 Dengan Konser Tunggal, KLa Project Usung Tema Etnik Nan Unik

Anda pasti sudah paham berapa kira-kira berapa umur personelnya saat ini jika kini bandnya saja sudah 28 tahun eksis di panggung Indonesia. Sesuai dengan janji Katon Bagaskara, Lilo dan Adi saat jumpa pers, konser ini memang sangat Indonesia. Lagu-lagu mereka sejak awal diselipi alunan musik tradisional macam Saruluang dari Minang, sasando Nusatenggara, Gamelan Bali dan Jawa, hingga tarian Jaipong mewarnai tembang-tembang hits Katon Cs.

Mereka mengajak penonton di Teater Jakarta, TIM, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (15/12) malam ‘berkeliling’ Indonesia secara instan lewat tembang mereka.

Katon Bagaskara, Lilo Radjadin dan Adi Adrian membuka penampilan dengan hits ‘Saujana’ dibalut musik tradisonal asal Padang. Kolaborasi ini terasa cukup menyegarkan penonton sebab ada warna baru dari balik lantunan hits pembuka tersebut.

“Kita ingin mengajak Anda menjelajah Indonesia di sini,” ungkap sang gitaris, Lilo yang terus tampil melucu malam itu.

Baca juga : Sudah Dua Puluh Enam Tahun Berkarya, KLa Project Akan Merilis Album ‘Grand KLakustik’

Tak cuma itu tarian Pendet sampai tarian Serimpi juga menghiasi penampilan Kla. Busana personel Kla juga tak kalah etnik karena mereka tampak memadukan kain songket yang dibuat rompi. Keseluruhan Kla tampil prima layaknya band yang terus berjiwa muda meski usia mereka begitu matang.
(Muspri-sisidunia.com)