sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Rencana Perijinan Ormas WNA Mendapat Kritikan Pedas

Rencana Perijinan Ormas WNA Mendapat Kritikan Pedas



Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) 59/2016 terkait Organisasi Kemasyarakatan yang didirikan oleh Warga Negara Asing pada 2 Desember lalu, menuai polemik.

Rencana Perijinan Ormas WNA Mendapat Kritikan Pedas

PP itu sendiri mulai berlaku pada tanggal diundangkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, 6 Desember.

Anggota DPD RI dari Provinsi DKI Jakarta, Dailami Firdaus mengingatkan bahwa ormas hadir untuk mencerminkan dan melindungi sifat dan kultur daerah yang tetap berideologi Pancasila dan UUD 1945.

Baca juga : Keseruan Presiden Jokowi Saat Menonton Siaran Langsung “Comeback” Timnas Indonesia

Jadi menurut Dailami, pemerintah jangan angap enteng dengan PP 58/2016 tersebut, karena bisa saja ormas-ormas dari luar adalah bagian dari cara mengukur kekuatan, ketahanan dan kelemahan dari Indonesia dari dalam langsung.

“Badan NKRI bisa makin terlihat jelas dan mudah dianalisa secara utuh dan mendalam,” kata Dailami, seperti dikutip dari RMOL, Jumat (16/12/2016).

Akibat hal tersebut, ia meminta agar Jokowi mencabut PP tersebut. “Ini demi keutuhan NKRI,” pungkas Dailami.

(bens- sisidunia.com)