sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Sport » Riedl Ingin Timnas Indonesia Raih Hasil Positif di Piala AFF 2016

Riedl Ingin Timnas Indonesia Raih Hasil Positif di Piala AFF 2016



Jakarta – Indonesia selalu gagal menyabet gelar juara, meski sudah tampil empat kali masuk partai puncak di Piala AFF 2016.

Riedl Ingin Timnas Indonesia Raih Hasil Positif di Piala AFF 2016

Final Piala AFF 2016 yang digelar besok, merupakan penampilan kelima Indonesia. Diharapkan Indonesia bisa menyabet gelar juara.

Di final kali ini, Pelatih Alfred Riedl pun berjanji akan menghentikan rekor buruk Indonesia. Riedl juga sangat bernafsu memenangkan dua laga kontra Thailand nanti. Wajar, karena Riedl ternyata juga belum pernah menyabet gelar juara Piala AFF.

Baca juga : Prediksi Final Leg 1 Piala AFF 2016 : Indonesia vs Thailand

Sejauh ini, Riedl sudah tiga kali mengantarkan tim asuhannya ke final. Pada 1998 silam, pria asal Austria tersebut mengantarkan Vietnam ke final.

Lalu, di 2010 dan 2016, Riedl membawa Indonesia tampil di partai puncak. Sayangnya, Riedl tak kunjung membawa Vietnam dan Indonesia menjadi juara.

“Kami menghadapi tim favorit juara dan terkuat di Asia Tenggara. Kami akan menjalani dua laga final. Saya ingin menang kali ini,” kata Riedl, Selasa 13 Desember 2016.

Tak banyak yang menyangka Indonesia bisa menembus final Piala AFF. Sebab, Pasukan Garuda baru saja kembali berlaga di pentas internasional.

Selain itu, ada batasan pemilihan pemain di setiap klub. Hal tersebut membuat Riedl kesulitan meracik skuatnya.

“Kami punya sedikit masalah, seperti dua pemain dari setiap klub. Namun, kali ini kami punya kesempatan juara dan mengukir sejarah. Tim kami cukup kuat untuk mengalahkan Thailand,” terang Riedl.

Ini menjadi kontra kedua Indonesia dan Thailand di Piala AFF 2016. Sebelumnya, kedua tim sudah bertarung di babak penyisihan. Saat itu, Indonesia kalah dengan skor 2-4. (bens – sisidunia.com)