Home » News » Ini Kata Polisi Terkait Isu Sidang Ahok Yang Akan Dikawal Ribuan Orang

Ini Kata Polisi Terkait Isu Sidang Ahok Yang Akan Dikawal Ribuan Orang



Jakarta – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) menyatakan bakal mengerahkan 1.000 orang untuk mengawal persidangan perdana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang digelar besok, di gedung lama Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada. Hal itu ditegaskan Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Ustaz Zaitun Rasmi di sela kesempatan doa bersama 1212 di Lapangan Gasibu, Bandung.

Ini Kata Polisi Terkait Isu Sidang Ahok Yang Akan Dikawal Ribuan Orang

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Argo Prabowo Yuwono mengatakan, pihaknya akan coba melakukan pengamanan yang terbaik untuk sidang besok. Menurutnya, akan ada tiga perhatian utama yang akan diamankan, yakni perangkat sidang, tersangka dan lokasi.

“Soal apakah ada gangguan yang terdeteksi, kita masih terus koordinasi dengan intelijen. Soal tempat, yang menetapkan pengadilan, kami hanya berkoordinasi, namun juga memberi saran, kan boleh demi alasan keamanan,” kata Argo kepada tvOne, Senin 12 Desember 2016.

Dia berharap, agar persidangan perdana besok akan berjalan tertib. Sejauh ini, upaya koordinasi terus dibangun dengan sejumlah elemen masyarakat agar persidangan berjalan dengan lancar. “Saya melihat masyarakat sudah mulai cerdas, artinya perangkat pengadilan yang akan memutuskan. Kita berharap semua aman dan damai. Kami hingga kini terus berkoordinasi pula dengan GNPF-MUI,” kata dia.

Baca juga : Sidang Ahok Akan Segera Dimulai, Polisi Siapkan Personel Pengamanan

Sebelumnya, Wasekjen MUI Ustaz Zaitun Rasmi mengatakan, GNPF-MUI akan menurunkan sekira 1.000 orang untuk mengawal persidangan yang digelar terbuka itu. “Sesungguhnya jumlah persis kami belum ketahui, minat umat terlalu besar untuk datang. Tetapi GNPF-MUI memperkirakan, 1.000 orang cukup untuk menjaga jalannya persidangan,” kata Ustaz Zaitun Rasmi.

Dia juga mengklaim, pihak advokat dari GNPF-MUI sudah koordinasi dengan aparat keamanan untuk kedatangan 1.000 orang untuk mengawal sidang kasus dugaan penistaan agama. “Sudah koordinasi, advokat GNPF selalu melakukan koordinasi, Insya Allah (kami) selalu ingin berjalan di atas koridor hukum di atas masalah-masalah itu,” kata dia.
(Muspri-sisidunia.com)