Home » News » Anies Menilai Angka Pelajar Tak Lulus SMA di DKI Masih Sangat Tinggi

Anies Menilai Angka Pelajar Tak Lulus SMA di DKI Masih Sangat Tinggi



Jakarta – Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku heran karena masih banyak siswa SMA di Jakarta yang tak lulus ujian nasional. Padahal, mereka berada di kota besar yang merupakan ibu kota negara.

Anies Menilai Angka Pelajar Tak Lulus SMA di DKI Masih Sangat Tinggi

“Lihat, 35% anak Jakarta tidak lulus SMA. Ini Ibu Kota ya, bukan tengah Papua,” kata Anies di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (12/12).

Anies menjelaskan, pendidikan merupakan komponen penting sebagai penentu.

Pendidikan, kata dia, kurang mendapat perhatian meski Jakarta sudah belasan kali gonta-ganti pemimpin.

“Pendidikan itu eskalator yang mengangkat derajat sosial. Pendidikan di Jakarta tidak pernah diperhatikan selama 17 kali ganti gubernur,” ujar dia.

Pendidikan yang tidak memuaskan ini, jelas Anies, menjadi penyebab utama masyarakat DKI tidak makmur.

Mereka yang memiliki uang akan menyekolahkan anaknya ke sekolah berkualitas. Setelah lulus, mereka akan mendapat pekerjaan yang baik dan hidup sejahtera. Itu berkebalikan dengan mereka yang kurang mampu.

“Yang miskin, anaknya dikirim ke sekolah ala kadarnya, tengah jalan putus sekolah, lalu nganggur, terus kerja serabutan, miskin lagi, kawin, punya anak yang dikirim ke sekolah biasa lagi,” ucap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Anies mengaku sudah menyiapkan strategi untuk mewujudkan visinya mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan. “Saya akan mengubah semua institusi pendidikan menjadi berkualitas, tuntas, dan gratis,” katanya.

Baca juga : Janji Anies Ketika Terpilih Jadi Gubernur, Ingin Ubah Sistem Pendidikan di Jakarta

Dengan program tersebut, Anies berharap masyarakat kecil dan kelas menengah bisa menikmati pendidikan berkualitas dengan harga murah. Dengan begitu, anak sekolah tak perlu khawatir lagi putus sekolah karena biaya.
(Muspri-sisidunia.com)