sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Aktivis Lintas Agama Ragukan Ahok Lakukan Penistaan Agama

Aktivis Lintas Agama Ragukan Ahok Lakukan Penistaan Agama



Jakarta – Aktivis dialog lintas agama Mohammad Monib meragukan sangkaan bahwa Gubernur Basuki T Purnama telah menodai agama. Dalam pandangan Monib, kebijakan gubernur yang beken disapa dengan panggilan Ahok itu justru bermanfaat bagi umat Islam.

Aktivis Lintas Agama Ragukan Ahok Lakukan Penistaan Agama

Monib mengatakan hal itu dalam konferensi pers Aliansi Masyarakat Sipil untuk Konstitusi (AMSIK) di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/12). Aktivis yang mengaku dibesarkan di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) itu mengaku tidak melihat adanya ucapan atau tindakan Ahok yang menista Islam.

Menurut Monib, banyak marbut atau penjaga dan pengurus masjid yang diberangkatkan ke Tanah Suci untuk umrah selama kepemimpinan Ahok di DKI. “Bagaimana Ahok menista agama, sementara kebijakan politik ekonominya sangat dirasakan umat Islam, seperti umrah,” kata Monib.

Namun demikian dia mengajak seluruh lapisan masyarakat memberikan kepercayaan pada proses hukum atas Ahok. Monib menegaskan, proses hukum atas calon petahana pada pilkada DKI itu harus berjalan adil.

“Berikan kepercayaan kepada pengadilan menegakkan prinsip hukum. Berikan rakyat ketenangan dengan tidak memaksa, memprovokasi, datang ke pengadilan dan menekan pihak-pihak yang akan menegakkan hukum,” tandasnya.

Baca juga : Ahok Minta Soal Guru Muhammadiyah Yang Catut Namanya Tak Diperpanjang

Hal serupa juga diutarakan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Annizhomiyyah Banten, Dr. Neng Dara Affiah yang tergabung dalam AMSIK menilai, Ahok tidak menistakan agama Islam.

“Bagi saya tidak ada penistaan agama. Saya mendengar, memelototi video Ahok. Nurani dan akal sehat saya menyatakan tidak ada pernyataan satu pun menyampaikan penistaan agama,” kata Neng Dara dalam konferensi pers AMSIK di Bakoel Koffie Cikini, Jakarta, Sabtu (10/12).

Pernyataan ini disampaikan Neng Dara, karena baik dari aspek motivasi, dia melihat tidak ada keinginan mantan Bupati Belitung Timur itu menodai agama Islam.

“Motivasinya, niatnya tidak ada, bahkan pernyataannya pun tidak ada. Yang ada adalah upaya mempolitisasi, menghadang (pencalonan Ahok di Pilkada DKI) dengan tagline penistaan agama,” jelas Neng Dara.
(Muspri-sisidunia.com)