Home » News » Banyak Sekolah Rusak, Kegiatan Belajar di Pidie Jaya Terganggu

Banyak Sekolah Rusak, Kegiatan Belajar di Pidie Jaya Terganggu



Jakarta –  Karena gempa bumi yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, kegiatan belajar-mengajar (KBM) untuk para siswa pun dihentikan.

Dari hasil koordinasi di sektor pendidikan, diputuskan bahwa kegiatan belajar-mengajar rencananya dimulai lagi pada 2 Januari 2017. Koordinasi sektor pendidikan itu sendiri dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Kepala Dinas Pendidikan, Kadis Pidie Jaya, Sesjen Kemendikbud, Direktur SD Kemendikbud, kepsek yang terkena dampak gempa serta UNICEF. Selain itu juga terdapat sejumlah poin yang telah dihasilkan dalam korodinasi tersebut.Banyak Sekolah Rusak, Kegiatan Belajar di Pidie Jaya Terganggu

Kegiatan belajar-mengajar bagi sekolah-sekolah yang mengalami rusak parah dan berat maka segera dicarikan alternatif. Pembangunan sekolah yang baru diharapkan bisa lebih baik lagi.

Baca juga : Warga Pidie Jaya Masih Takut Terjadi Lagi Gempa Susulan

Kemudian juga dihasilkan mengenai dukungan Kemendikbud dalam mendukung kegiatan trauma healing, distribusi paket sekolah, buku, maupun keperluan KBM lainnya. Pada kesempatan itu, Kemendikbud memberikan bantuan tunai sebesar Rp150 juta guna mendukung operasioal tanggap darurat Dinas Pendidikan Pidie Jaya.

Jumlah sekolah di Pidie Jaya sendiri yang terdapat 295 sekolah, yang terdiri dari TK sampai SMA dan SMK. Adapun kebutuhan sektor pendidikan yang sangat mendesak saat ini adalah pada sekolah sementara, paket sekolah, buku sampai alat bantu pendidikan, serta kegiatan psikososial. (bens – sisidunia.com)