Home » News » Kapolda Metro Minta Ormas Islam Turut Mengawal Ibadah Natal di Jakarta

Kapolda Metro Minta Ormas Islam Turut Mengawal Ibadah Natal di Jakarta



Jakarta – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan menegaskan di wilayah hukum Polda Metro Jaya termasuk Jakarta tidak ada insiden pembubaran acara kebaktian ibadah Natal yang terjadi di Sabuga Bandung pada Selasa (6/12/2016) lalu.

Kapolda Metro Minta Ormas Islam Turut Mengawal Ibadah Natal di Jakarta

Pihak kepolisian memastikan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Jakarta dan sekitarnya akan berjalan dengan aman dan kondusif tanpa ada aksi-aksi intoleransi berupa penghentian acara kebaktian atau ibadah yang sudah memiliki izin dan dilindungi oleh UUD 1945 dan Pancasila.

Baca juga : Kebaktian Natal Dibubarkan, Aher : “Kami Cari Akar Masalahnya”

“Saya sudah koordinasikan dengan jajaran Polres agar memberikan atensi masing-masing Polsek pada pengamanan ibadah di gereja menjelang hari raya Natal bagi umat Kristiani,” ujar Iriawan, Jumat (9/12/2016) pagi ketika dikonfirmasi jurnalis usai berolah raga di sekitar Pantai ABC Mall Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.

Ia akan melakukan pengamana dengan menggandeng jajaran pengurus gereja, organisasi masyarakat keagamaan, dan seluruh jajaran unsur tiga pilar untuk mengamankan ibadah Natal di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Kita semua berharap agar kejadian di Sabuga Bandung itu tidak terjadi di Jakarta ya. Kami juga akan komunikasikan dengan teman-teman ormas dan kepemudaan Muslim untuk juga membantu mengawal ibadah agar berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Untuk pengamanan Natal disebutkan Iriawan akan dilakukan terpusat sesuai dengan arahan Kapolri dalam Operasi Lilin serentak di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami pasti akan lakukan pengamanan dengan optimal untuk menjaga saudara-saudara kita dari umat Kristiani bisa beribadah dengan tenang dan khusyuk. Mari kita menghormati perbedan yang ada serta Tahun Baru juga kami lakukan pengamanan dengan maksimal,” katanya lagi.

Berbagai upaya persuasif, preventif, pre-emtif akan terus diberdayakan dan mengutamakan pelaksanaan ibadah Natal dan tahun baru di Jakarta berlangsung dengan aman dan kondusif.

“Kami pasti akan lakukan penegakan hukum dengan tegas dan terukur jika ada oknum yang menghiraukan himbauan persuasif, preventif, pre-emtif,” tandasnya.

(bens – sisidunia.com)