Home » Otomotif » Berita Otomotif : 40 Mobil Tanpa Sopir BMW Segera Berkeliaran

Berita Otomotif : 40 Mobil Tanpa Sopir BMW Segera Berkeliaran



Munich – Era mobil tanpa sopir sudah semakin nyata. BMW akan menyebar 40 mobil tanpa sopir di kota-kota besar Jerman tahun depan. Sebagai permulaan BMW akan menggunakan mobil tanpa pengemudi di Munich, kota lain di Jerman akan menyusul.

Berita Otomotif : 40 Mobil Tanpa Sopir BMW Segera Berkeliaran

Seperti dilansir Reuters, Senin (5/12/2016) agar mendapatkan keuntungan dari mobil tanpa sopir, BMW berkolaborasi dengan perusahaan taksi online seperti Uber. Meskipun mobilnya merupakan mobil yang sudah menggunakan teknologi otonom, di setiap mobil tetap akan ada seorang driver untuk mengantisipasi kalau ada masalah di mobil.

“Nanti bakal ada test driver di setiap mobil,” ujar Wakil Presiden BMW untuk kendaraan otonom Klaus Buettner.

Selain Uber, perusahaan teknologi lain akan digandeng BMW. Perusahaan penyedia aplikasi online selama ini sudah menggoyang industri mobil dengan menyediakan mobil alternatif bagi konsumen di seluruh dunia. BMW sudah mendapatkan hasil yang signifikan di pasar ini dengan memperkenalkan sistem berbagi kendaraan, seperti ReachNow di Seattle, Amerika.

Namun sayang sepertinya mobil tersebut masih belum direncanakan untuk dirakit di Indonesia. Rencana untuk di Indonesia sendiri, BMW sudah merakit beberapa mobil di Indonesia. Tapi, mobil berperforma tinggi dari BMW dalam divisi BMW M tidak akan dirakit di Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Head of Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O’tania. Jodie mengatakan, pihaknya belum memiliki rencana merakit BMW M di Indonesia.

“Plan ke sana belum ada untuk BMW M. Karena ada kebangaan tersendiri untuk mendapatkan kendaraan dari Jerman, dan karakteristik konsumen kita beda-beda,” kata Jodie di Jakarta.

“Mereka adalah penggila brand BMW. Jadi yang mereka lihat bukan lagi buatan Indonesia atau Jerman, tapi they love the brand,” lanjutnya.

Baca juga : Kabar Gembira Bagi Pengguna Motor BMW di Indonesia Kini Punya ‘Markas Baru’

Selain itu, untuk merakit mobil secara lokal, BMW juga mempertimbangkan jumlah penjualannya. Sedangkan penjualan BMW M tidak sebanyak model BMW lain seperti Seri 3, Seri 5, Seri 7, X1, X3 dan X5.

“Untuk diproduksi secara lokal dilihat dari jumlah permintaan, dari jumlah (permintaan) banyak dan (untuk) menguranghi tenggat waktu ke tangan konsumen lebih cepat. Tapi itu bukan bagian masalah dari BMW M,” ujar Jodie.

Saat ini menurut Jodie, ada beberapa mobil BMW yang sudah dirakit di Indonesia tepatnya di pabrik perakitan Gaya Motor, Sunter, Jakarta Utara. Di antaranya adalah BMW Seri 3, Seri 5, Seri 7, X1, X3 dan X5.
(Muspri-sisidunia.com)