Home » Gaya Hidup » Demi Mendapat Pekerjaan, Pria Asal China Ini Rela Operasi Payudara

Demi Mendapat Pekerjaan, Pria Asal China Ini Rela Operasi Payudara



Beijing – Pria asal China satu ini didorong oleh keinginannya untuk cepat dapat kerja, pria tersebut nekat melakukan operasi penambahan payudara. Hal ini dilakukannya karena menganggap wanita lebih mudah mendapat pekerjaan.

Demi Mendapat Pekerjaan, Pria Asal China Ini Rela Operasi Payudara

Pria dengan nama Ho tersebut telah kesulitan mencari kerja sejak lama. Sesaat setelahnya, ia melihat berita di televisi bahwa wanita memiliki kesempatan lebih tinggi untuk mendapat pekerjaan. Berbekal informasi itulah ia memutuskan untuk melakukan operasi penambahan payudara dengan maksud agar terlihat lebih feminim, seperti yang dilansir dari Odditycentral.com, Rabu (7/12/2016).

Biaya operasi yang mahal membuatnya terpaksa untuk meminjam uang sebesar US$ 5.850 atau Rp 78 juta. Ia pun pergi dari rumahnya di daerah Zhuzhou ke Ruilan Medical Cosmetic Hospital di Changsha untuk melakukan operasi. Ho juga tidak memberitahukan keluarganya akan keputusan yang ia lakukan.
Sepulangnya ke rumah, keluarga Ho pun terkejut dengan penampilan barunya. Bukan mendukung, mereka justru meminta Ho menghilangkan payudara tambahan hasil operasi tersebut.

Baca juga : Hidung Berhasil Mancung, Widy Vierratale Mulai Tanyakan Pembesaran Payudara

Akhirnya Ho pun setuju untuk menghilangkan payudara tambahan yang dimilikinya. Namun, kesulitan yang ia hadapi tidak sampai disitu. Walau sudah menyelesaikan semua proses operasi, Ho tetap mendapat tagihan untuk membayar hutang biaya operasi sebelumnya.

Pihak rumah sakit tempat Ho melakukan operasi mengatakan, bahwa Ho telah menandatangani persetujuan untuk mengembalikan uang biaya operasi yang dipinjamnya. Namun hal ini sulit dilakukan karena Ho berasal dari keluarga dengan kondisi keuangan pas-pasan.

Tagihan biaya operasi tersebut dicabut oleh pihak rumah sakit setelah melakukan beberapa negosiasi. Hal ini disepakati setelah banyaknya tekanan dari masyarakat yang diterima pihak rumah sakit sejak berita ini mencuat ke publik. (bens – sisidunia.com)