sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Sport » Turnamen Bude Karwo 2016 : Sepakbola Wanita Diharapkan Setara dengan Cabor Lain

Turnamen Bude Karwo 2016 : Sepakbola Wanita Diharapkan Setara dengan Cabor Lain



Surabaya – Sebanyak 12 tim sepakbola wanita dari berbagai daerah luar Jawa Timur ikut serta dalam Turnamen Piala Bude Karwo 2016.

Turnamen Bude Karwo 2016 : Sepakbola Wanita Diharapkan Setara dengan Cabor Lain

Ke-12 tim tersebut 11 di antaranya berasal dari Jawa Timur dan satu dari luar Jawa Timur yakni Jakarta FC Matador.
Sementara kesebelas tim lainnya yaitu putri Surabaya, putri Sidoarjo, putri Blitar, putri Magetan, putri Tulungagung, putri Trenggalek, putri Jember, Unmuh Jember, putri Kota Kediri, putri Kirana Kabupaten Kediri, dan IKIP Budi Utomo Malang.

Turnamen digelar pada 15-19 Desember di lapangan Kodam V/Brawijaya tersebut diikuti salah satunya Jakarta FC Matador. Ada openingkatan peserta ditahun 2015 pesertanya 10 tim, kini 12 tim peserta.

“Tahun ini peserta piala Bude Karwo meningkat. 12 ini saja sudah terbilang cukup banyak dan terpaksa kami batasi, Kalau tak dibatasi panitia akan keteteran,” kata Ketua panitia pelaksana Aciek Lithfiana, Minggu (4/12/2016).

Penyelenggaraan turnamen piala Bude Karwo ini mendapat dukungan penuh dari KONI Jatim. Sebab, jarang ada turnamen sepakbola yang bisa seeksis piala Bude Karwo di Indonesia.

“Sepak bola wanita di Indonesia harus kita dukung. KONI akan mengusahakan cabor sepak bola wanita masuk dalam eksebisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) bahkan Pekan Olahraga Nasional (PON),” kata Direktur Utama Badan Pelaksana Puslatda KONI Jatim, Dhimam Abror Djuraid.

Selama ini memang sepak bola wanita di Indonesia tak sepopuler olahraga lainnya, seperti futsal. Dalam beberapa tahun ini, futsal wanita sudah bergulir kompetisi resmi yakni Women Pro Futsal League.

Baca juga : Indyana Ika, Wasit Futsal Cantik Yang Sering Digoda Oleh Suporter

“Sepak bola wanita sepertinya tidak dianggap dalam organisasi. Bahkan, lebih dari dianak tirikan, kalau dianak tirikan masih dinafkahi meskipun sedikit. Kalau ini tidak sama sekali,” tuturnya.

Untuk itu, dengan adanya turnamen ini diharapkan sepakbola wanita dapat merambah kepermukaan dan mendapat tempat seperti cabor lain.
(Muspri-sisidunia.com)