Home » News » Bukti Rano Karno Ingin Ikut Memberantas Korupsi, Tandatangani Pakta Integritas Lawan Politik Uang

Bukti Rano Karno Ingin Ikut Memberantas Korupsi, Tandatangani Pakta Integritas Lawan Politik Uang



Jakarta – Pasangan cagub dan cawagub Rano Karno dan Embay Mulya Syarief menandatangani pakta integritas melawan korupsi dan anti politik uang di Pilkada Banten 2017 nanti. Menurut Rano, penandatangan ini merupakan bagian dari keterlibatan masyarakat dalam mengontrol pilkada khususnya di Banten.

Bukti Rano Karno Ingin Ikut Memberantas Korupsi, Tandatangani Pakta Integritas Lawan Politik Uang

“Bahwa korupsi tentu akan kita berantas, politik uang juga akan kita waspadai. Ini kan tuntutan masyarakat,” ujar Rano Karno kepada wartawan di kantor PWNU Banten, Jalan Raya Jakarta Kemang, Kota Serang, Minggu (4/12/2016).

Rano mengatakan, kehadirannya bersama cawagub Embay Mulya diharapkan menjadi bukti pasangan ini komitmen pada pemberantasan korupsi dan anti politik uang di pilkada nanti.

Hal senada disampaikan Embay. Menurutnya, money politics di Banten menurut survei nasional ada di angka 70 persen dan harus ditekan bahkan dihilangkan. Peran ulama sangat penting dalam menekan praktik ini.

“Bagus sekali NU membuat jihad melawan korupsi. Selama money politics tidak diberantas di Banten, itu siapapun gubernurnya barangkali akan ke penjara lagi,” ujar Embay Mulya.

Baca juga : Rano Karno Dituding Turut Menikmati Hasil Dugaan Kasus Pencucian Uang

Soal komitmen pasangan, Embay mengatakan dirinya dan Rano Karno akan sama-sama menyadarkan komitmen anti korupsi terutama di kalangan birokrat di Banten. Akibat biaya hidup mewah dan gaji tidak cukup, kebanyakan mereka melakukan korupsi.

“Akhirnya integritas para PNS dan birokrat harus dibenahi,” ujar Embay.

Sebelumnya, penandatanganan pakta integritas ini melahirkan manifesto politik yang ditandatangani cagub-cawagub Banten di Pilkada 2017. Sayangnya, pasangan nomor 1 Wahidin Halim dan Andika Hazrumy tidak dapat hadir dalam acara penandatangan pakta integritas melawan korupsi dan money politics ini.
(Muspri-sisidunia.com)