Home » News » Pesawat Cassa Jatuh di Perairan Lingga Kepri Angkut 13 Polisi

Pesawat Cassa Jatuh di Perairan Lingga Kepri Angkut 13 Polisi



Jakarta – Pesawat jenis cassa milik Polri hilang kontak dan diduga jatuh di wilayah Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Polisi sudah menemukan titik koordinat hilangnya pesawat.

Pesawat Cassa Jatuh di Perairan Lingga Kepri Angkut 13 Polisi

“Dari hasil koordinasi dengan saudara Iyar yang saat ini ada di TKP, kurang lebih tiga mil dari TKP. Titik koordinat jatuhnya pesawat sesuai data GPS pruno JP32 0″17,246N utara selatan 104″50,261E barat timur antara Pulau Mensanak dengan Pulau Sebangka atau Pulau Gentar perairan Kabupaten Lingga,” kata Kadiv Humas Irjen Boy Rafli dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/11/2016).

Pesawat jenis Cassa yang diduga jatuh di wilayah perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, membawa 13 penumpang. Para penumpang merupakan personel kepolisian.

Informasi yang diterima, Sabtu (3/12/2016), pesawat itu membawa 8 penumpang dan 5 kru. Informasi yang diterima, Sabtu (3/12/2016), ketiga pilot itu atas nama AKP Budi Waluyo, AKP Eka Barokah, dan AKP Tonce.

Kapolda Kepulauan Riau, Brigjen Pol Sam Budigusdian, membenarkan informasi tersebut.

“Data-data itu sudah benar,” ujar Brigjen Sam saat dikonfirmasi.

Sam mengatakan pesawat tersebut milik Polri sebelumnya hilang kontak. Cassa ini rute Pangkal Pinang menuju menuju Batam take off pukul 09.24 WIB.

Baca juga : Pesawat Polri Jatuh di Kepri, Ini Lokasi Tepatnya

Saat ini Tim SAR sedang melakukan proses pencarian, namun terkendala cuaca buruk.

“Saat ini cuaca sedang buruk. Karena cuaca tidak memungkinkan. Kalau pesawat (untuk pencarian) tidak mungkin diterbangkan, kemudian komunikasi terbatas. Kita upayakan ada kapal yang reguler. Karena di sana informasi seperti itu,” ujar Kapolda Kepulauan Riau, Brigjen Pol Sam Budigusdian, Sabtu (3/11/2016).

Tim SAR sudah diturunkan untuk melakukan efakuasi. Belum diketahui kondisi dari 13 korban yang terbang dengan pesawat tersebut.

“Kita masih berupaya melakukan pencarian bersama Tim SAR,” kata Sam.
(Muspri-sisidunia.com)