sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Program Rumah Rakyat Dari Agus Yudhoyono. Seperti Apa Penjelasannya ?

Program Rumah Rakyat Dari Agus Yudhoyono. Seperti Apa Penjelasannya ?



Jakarta – Calon gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono memaparkan program Rumah Rakyat yang menjadi salah satu unggulannya. Ia menjelaskan, program tersebut bakal dilakukan dengan prinsip tanpa penggusuran dan berkonsep Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami).

Program Rumah Rakyat Dari Agus Yudhoyono. Seperti Apa Penjelasannya ?

Di hadapan ratusan pendukung yang memadati hall Nusa Indah, Balai Kartini, Jakarta Selatan, Agus sempat bercerita akan pengalaman yang membuat dirinya bersama Sylviana Murni menggagas program Rumah Rakyat.

“Mengapa saya menghendaki program ini? Boleh curhat sedikit? Dulu saya waktu masih kecil, saya sama adik saya, Mas Ibas, tinggal dengan kedua orangtua di Dayeuhkolot, Bandung. Rumah dinas kami sangat kecil dan enggak ada kamar mandi. Ini true story,” ungkap Agus, Minggu (27/11/2016).

“Namanya juga anak kolong. Bagi sebagian bapak ibu sulit membayangkan lingkungan berbagi kamar mandi dengan tetangga. Saat itu ibunda saya, Ibu Ani, hapal betul jadwal para tetangga menggunakan kamar mandi. Saya mampu membayangkan sulitnya orang tidak memiliki rumah,” sambungnya.

Melihat pengalamannya tersebut, Cagub nomor urut 1 itu melakukan kajian bersama Sylviana untuk membangun hunian di Jakarta khususnya bagi warga kurang mampu. Berdasarkan kajian, Agus menjelaskan saat ini DKI Jakarta kepemilikan hunian di Jakarta hanya 47 persen serta masih banyaknya pemukiman kumuh di bantaran sungai.

“Kekurangan backlog di Jakarta 300 ribu unit dan kepemilikan rumah 47 persen. Ada 1.000 hektar kawasan pemukiman kumuh di 13 sungai yang ada di Jakarta. Penataan pemukiman kumuh sayangnya saat ini dilakukan dengan cara penggusuran. Akibatnya justru terjadi proses kemiskinan warga yang tadinya punya rumah menjadi penyewa,” ujar Agus.

Sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut, Agus mengatakan Rumah Rakyat akan dilaksanakan dengan menggunakan tujuh prinsip. Salah satunya yakni tanpa menggusur dan membangun Rusunami.

Baca juga : Lahan Terbuka Hijau Jadi Rancangan Program Agus Bila Terpilih Jadi Gubernur DKI

“Program ini akan kami lakukan yakni membangun tanpa menggusur. Kemudian on site upgrading yakni dilakukan sebisa mungkin di lokasi yang sama. Kami juga akan membangun dengan melibatkan komunitas setempat. Because we are not only building houses, but also home,” terang Agus.
(Muspri-sisidunia.com)