sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Pemuda Ini Tewas Diamuk Massa, Warga Mengira Begal

Pemuda Ini Tewas Diamuk Massa, Warga Mengira Begal



Makassar – Dua pemuda dikira pelaku begal di Jalan Laikang Sudiang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rais dan Renaldi dihajar warga. Rais seketika tewas ditempat sedangkan Renaldi sekarat.

Pemuda Ini Tewas Diamuk Massa, Warga Mengira Begal

Kejadian berawal ketika korban bersama delapan orang berboncengan empat sepeda motor dari Kabupaten Maros. Saat pulang, mereka melintasi Jalan Laikang untuk singgah di Gor Sudiang.

Baca juga : Pasutri Tega Aniaya Anak Kandung Lantaaran Terlilit Hutang

“Dari keteranganan saksi yang merupakan teman korban, saat berpapasan dengan warga, mereka dilempari batu sehingga saksi menancap gas motornya. Kemudian teman saksi yang posisi paling belakang tertinggal, lalu warga yang berkerumun menganiaya kedua temannya yaitu lelaki Renaldi dan Rais,” ujar Kasubbag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Burhanuddin, Minggu (27/11/2016)

Saat anggota Polsek Biringkanaya mendatangi lokasi, lanjut Burhanuddin, anggota polisi menemukan dua lelaki terbaring di pinggir jalan dengan kondisi sekarat dan seorang di dekat sepeda motor sudah tidak bergerak.

“Selanjutnya anggota polsek melarikan keduanya ke Rumah Sakit Daya Makassar untuk mendapatkan perawatan medis. Sesudah dilakukan pemeriksaan diketahui lelaki Rais dinyatakan meninggal dunia. Sedangkang lelaki Renaldi dalam keadaan sekarat dan langsung dilakukan perawatan di rumah sakit,” pungkas Burhanuddin.

Zulham Muhammad, seorang warga sekitar, menyayangkan aksi warga yang main hakim sendiri. Ia menganggap warga seharunya tidak langsung menghajar kedua pemuda itu, sebelum dipastikan ia pelaku begal atau bukan.

“Korban bukan begal ini anak lewat depan Perumnas Sudiang di hadang terus di busur dan dibalok-balokin sampai mati. Hampir seluruh badannya di busur sampe mati dan motor dipreteli dompet, HP, aki, kabel bodi dan karbu diambil terus motor dihancur dibalok-balokin juga,” ungkap Zulham. (bens – sisidunia.com)