sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Pasutri Tega Aniaya Anak Kandung Lantaaran Terlilit Hutang

Pasutri Tega Aniaya Anak Kandung Lantaaran Terlilit Hutang



Bogor – Pasangan suami istri atau pasutri tega menyiksa anak kandungnya, Yeol Ghi Nichiardo, hingga meninggal dunia di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pasutri Tega Aniaya Anak Kandung Lantaaran Terlilit Hutang

Polres Bogor telah menangkap orangtua Yeol, Ahsi Avei dan Surni Puri, warga Kampung Momonot, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, dengan dugaan membunuh atau menyiksa anak sendiri.

Baca juga : Istri Tega Tikam Suami Lantaran Jarang Dinafkahi

“Pasangan ini sudah kami ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar Andi Muhammad Dicki, Bogor, Sabtu (26/11/2016).

Dicki menjelaskan, Yeol meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sentra Medika, Cibinong, Bogor karena luka di bibir, dagu, dan kepala.

Puri mengaku pertama kali menyiksa Yeol sekitar dua bulan lalu, saat suaminya menganggur.

“Penganiayaan mulai sekitar September lalu. Kekerasan dilakukan oleh mereka berdua,” kata dia.

Mereka menganiaya Yeol secara berulang-ulang. “Terakhir Minggu 20 November kemarin, ayahnya membenturkan kepala korban ke tembok sampai bocah itu jatuh dan kepalanya membentur ujung kloset,” terang Dicki.

Akibatnya, Yeol jatuh pingsan dan harus menjalani perawatan di rumah sakit, hingga bocah laki-laki itu akhirnya meninggal dunia pada Jumat 25 November 2016.

“Setelah mendapat laporan dari keluarga korban, kami langsung mengamankan kedua orangtuannya,” kata Dicki.

Hingga saat ini pasutri tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bogor.

“Keduanya mengakui telah menganiaya Yeol, karena anak tersebut mereka nilai bandel dan tidak nurut. Namun, kami masih terus mendalami kasus ini,” ujar dia.

Dari pengakuan keduanya, mereka tega menganiaya Yeol, karena stres akibat terlilit hutang. Dia mudah tersinggung karena sudah dua bulan terakhir menganggur sehingga.

“Yang mendasari perbuatan tersangka dipicu banyak utang. Suami tidak bekerja dan tidak pernah memperhatikan anak,” tandas Dicki.

(bens – sisidunia.com)