sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Ahok Menyebut Sisi Lembut Dirinya Tidak Banyak Diketahui Orang

Ahok Menyebut Sisi Lembut Dirinya Tidak Banyak Diketahui Orang



Jakarta – Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyinggung mengenai anggapan orang yang menyebut dia galak dan tegas. Namun, kata dia, banyak yang belum tahu mengenai sisi lemah lembutnya.

Ahok Menyebut Sisi Lembut Dirinya Tidak Banyak Diketahui Orang

“Ahok yang galak, tegas sudah pada tahu. Ahok yang lemah lembut enggak banyak yang tahu,” ujar Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Sabtu (26/11/2016).

Ahok mengatakan itu kepada pendukungnya dari Forum Pemuda NTT di DKI Jakarta. Menurut Ahok, dirinya dan Djarot kerap dihadang saat akan blusukan untuk menyampaikan visi dan misi ke masyarakat di Jakarta.

Meski demikian, Ahok tidak ingin membalas para penghadangnya itu dengan kekerasan. Dia juga selalu mengingatkan pendukungnya untuk tidak merespons penghadangan dengan kekerasan.

Namun, sambung Ahok, bukan berarti dia diam menghadapi penghadangan yang terus menerus. Menurut dia, tim pemenangannya bertindak dengan melapor ke polisi.

“Kita enggak ingin ada kekerasan. Tapi bukan berarti kita ini diam ditabok-tabok orang. Enggak juga gitu. Jadi kita juga harus mawas diri,” ujar Ahok.

“Memang kami dimana-mana selalu dihadang. Tapi kita lapor polisi, itu bukan orang lokal itu,” tambah Ahok.

Baca juga : Rumah Lembang Semakin Dipadati Warga Pasca Ahok Ditetapkan Tersangka

Kepada pendukunganya, Ahok juga menyampaikan program-programnya. Dia ingin Jakarta menjadi contoh penerapan jaminan kesehatan, pendidikan, transportasi, hingga urusan sembako. Misalnya di bidang pendidikan, Ahok menyampaikan programnya memberi KJP hingga tingkat universitas. Anak yang berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri akan dibiayai oleh Pemprov DKI sebanyak Rp 18 juta per tahun.
(Muspri-sisidunia.com)