sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Techno » Wow, Telegram Kini Memiliki Platform Blogging Anonim

Wow, Telegram Kini Memiliki Platform Blogging Anonim



Jakarta – Saat ini jamannya penggunaan blog, baik untuk keperluan pribadi maupun untuk keperluan khusus. Tak mau ketinggalan, Telegram kini memiliki fitur baru. Selain aplikasi pengirim pesan, Telegram juga memiliki platform blogging anonim yang disebut Telegraph.

Wow, Telegram Kini Memiliki Platform Blogging Anonim

Menurut VentureBeat, Telegraph memungkinkan Anda mengunggah artikel dengan cepat secara anonim, tanpa harus mendaftar atau menggunakan akun media sosial tertentu.

Antarmuka Telegraph serupa dengan antarmuka Medium, yang memudahkan Anda menambahkan konten selain teks. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan gambar dari komputer dengan menekan tombol kamera. Jika dibandingkan dengan Medium, waktu yang diperlukan untuk menambahkan konten di Telegraph relatif lebih cepat.

Begitu Anda menekan tombol “rilis” maka artikel akan langsung diterbutkan. Unggahan yang dibuat dapat dengan mudah dibagikan melalui media sosial apa pun, tapi ia didesain untuk tampilan Instant View pada Telegram, yang cara kerjanya serupa dengan Instant Article dari Facebook.

The Verge melaporkan, kesederhanaan Telegraph memang membuatnya menjadi lebih cepat, tapi itu bukan berarti ia tidak memiliki kelemahan. Telegraph tidak memiliki history pengguna, jika Anda secara tidak sengaja menghapus tautan ke post yang telah Anda unggah, maka akan sulit untuk melacak tautan itu kembali.

Baca juga : Aplikasi Whatsapp Luncurkan Fitur Video Calling. Benar Atau Hoax ?

Tidak hanya itu, karena platform Telegraph bersifat anonim, ia bisa saja disalahgunakan untuk membuat post hinaan atau bertindak semena-mena atau bahkan membuat penyebaran berita palsu meraja lela, masalah yang kini sedang dihadapi oleh Facebook dan Google.

Sejak ia meluncur, jumlah pengguna Telegram telah tumbuh dengan cukup signifikan meski ia masih kalah jika dibandingkan dengan WhatsApp dan Facebook Messenger. Tahun ini, pendiri Telegram Pavel Durov mengumumkan, jumlah pengguna aktif Telegram telah mencapai 100 juta orang.
(Muspri-sisidunia.com)