sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Saber Pungli Incar Kejaksaan, Ditemukan Uang Rp 1,5 Miliar dalam Kamar Kos

Saber Pungli Incar Kejaksaan, Ditemukan Uang Rp 1,5 Miliar dalam Kamar Kos



Surabaya – Oknum jaksa Kejati Jawa Timur, AF yang ditangkap tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar dengan barang bukti Rp 1,5 miliar, tiba di kantor Kejaksaan Agung pada Kamis (24/11/2016) malam pukul 18.15 WIB dari Surabaya.

Saber Pungli Incar Kejaksaan, Ditemukan Uang Rp 1,5 Miliar dalam Kamar Kos

Jaksa yang tersandung dugaan suap penanganan kasus penanganan tanah tersebut, akan menjalani pemeriksaan setelah kasus itu dilimpahkan dari Kejati Jatim kepada Kejagung.

Kasibditdik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus), Julianto, menjelaskan tim Saber Kejagung, Rabu (23/11/2016) malam berangkat menuju Surabaya karena mendapatkan informasi ada dugaan jaksa sedang bertranskasi menerima sejumlah uang dari pihak yang berperkara.

“Kami melakukan pemantauan dan tadi atas “back up” penuh Kejati Jatim dan oknum tersebut berhasil kita tangkap,” tuturnya.

Satu yang kita tangkap adalah jaksa yang bersangkutan yaitu jaksa AF yang kedua adalah AM pemberinya.

Dikatakan, jaksa AF itu adalah tim penyidik kasus penjualan tanah desa di Desa Kalimook, Kabupaten Sumenep dan salah satu pembeli tanahnya Abdul Manaf (AM), ditangkap. Kasus tanah itu sendiri sebenarnya sudah bergulir di persidangan bahkan sudah ada tersangkanya dari Kasie BPN setempat.

“Kalau memang nanti hasil pendalaman terhadap beberapa pihak dapat alat bukti, maka setidaknya Jumat (25/11/2016) pagi sudah ditetapkan tersangkanya, papar dia.

Baca juga : Diduga Terima Rp 1,9 M dari Pengacara, AKBP Brotoseno Ditangkap Tim Saber Pungli

Ia menyebutkan nilai nominal uangnya senilai Rp 1,5 miliar dalam bentuk pecahan rupiah Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

“Itu ditemukan di tempat kos oknum jaksa yang bersangkutan,” katanya. Saat ini, lanjut dia, masih diperlukan pendalaman dengan melakukan pemeriksaan.
(Muspri-sisidunia.com)