sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Pengasuh Bayi Diduga Menganiaya Balita Hingga Tewas

Pengasuh Bayi Diduga Menganiaya Balita Hingga Tewas



Depok – Gadis Julianti Permatasari (22) Warga Kebagusan, Jakarta Selatan itu harus kehilangan anak kandungnya yang bernama Bastian Emeraldi (2). Nyawa sang balita melayang diduga akibat dianiaya Y, sang pengasuh.

Pengasuh Bayi Diduga Menganiaya Balita Hingga Tewas

Kematian Bastian tak hanya menyisakan pilu yang mendalam bagi Gadis. Reza, mantan suaminya juga tak kalah emosi. Dialah yang datang ke Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan untuk membuat laporan. Reza yakin kematian anaknya tidak wajar. Betapa tidak? Sekujur tubuh sang bocah dipenuhi luka lebam.

Baca juga : Pengemudi GrabBike Ditusuk Pria Tidak Dikenal

Reza membuat laporan ke Polsek Pasar Minggu pada Rabu, (23/11/2016), sehari setelah kematian anaknya. Kepada polisi, Reza menceritakan semuanya tentang Bastian.

“Ayah korban membuat laporan ke Polsek Pasar Minggu. Namun kasus ini telah dilimpahkan ke Polres Depok,” ucap Kepala Sub Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Kasubnit PPA) Polresta Depok, Jawa Barat, Ipda Nurul Kamila Wati, Kamis (24/11/2016) malam.

Nurul mengatakan, Bastian tewas di sebuah klinik kawasan Cilangkap, Tapos, Depok, pada Selasa malam, (22/11/2016). “Memang ibu dari korban, baru melihat anaknya saat korban berada di klinik Cilangkap,” ujar Nurul.

Berdasarkan keterangan dari ibu korban, balita tersebut meninggal tidak wajar. “Ada luka memar di sekujur tubuh seperti lengan dan perut,” Nurul memungkasi.

Secara terpisah, Kepala Sub Bagian Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Firdaus mengatakan hal yang serupa. Bastian Emeraldi diduga meninggal akibat dianiaya.

Menurut Firdaus, polisi masih menggelar penyelidikan lebih lanjut terkait kasus dugaan penganiayaan berujung kematian balita tersebut. Sejauh ini, enam saksi sudah dimintai keterangan yang di antaranya Y, sang pengasuh.

“Kami terus dalami kasus ini. Termasuk mencari motifnya. Sekarang tinggal tunggu hasil autopsi,” juru bicara Polresta Depok itu memungkasi.

(bens – sisidunia.com)