sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Lebih Baik Segera Akhiri Hubungan Putus Nyambung

Lebih Baik Segera Akhiri Hubungan Putus Nyambung



Jakarta – Hubungan yang berpola berulang atau yang sering disebut hubungan putus nyambung. Jika Anda terjebak dalam pola hubungan seperti ini tanda hubungan dengan kekasih sudah tak sehat. Untuk apa dipertahankan, Sebaiknya segera Anda putuskan saja.

Lebih Baik Segera Akhiri Hubungan Putus Nyambung

Hubungan yang putusnyambung yang berulang biasanya akan terus begitu. Kebanyakan dari cerita cinta seperti ini, ujung-ujungnya tetap akan putus. Anda hanya mengulur-ulur waktu putus saja. Karena sesungguhnya, satu sama lain sebenarnya sudah tidak memiliki kecocokan. Mereka bertahan hanya karena kenyamanan hubungan. Bisa dikatakan bahwa masing-masing pasangan tidak mau untuk move on.

Baca juga : Gadis Remaja Ini Mengaku Baru Saja Dinikahi Pria 66 Tahun

“Kenyamanan menjadi merugikan ketika berkaitan dengan hubungan yang putus-nyambung. Banyak dari kita yang memilih kembali ke hubungan penuh racun karena hanya karena merasa familiar dan menghindari menjadi sendirian,” ungkap pakar cinta Marni Battista.

Untuk itu, Marni menyarankan agar membuat daftar keburukan pasangan. Hal itu dilakukan untuk membuat Anda lebih sadar bahwa hubungan yang sudah tidak sehat tidak pantas lagi untuk diperjuangkan. Selain itu Anda harus mengeliminasi faktor-faktor darinya yang membuat Anda merasa nyaman.

“Ketika Anda memilih untuk kembali ke mantan kekasih. Buatlah daftar apa yang membuat Anda ingin kembali dengannya. Lalu coret daftar di luar karakter dan nilai-nilai yang dia anut. Jika daftar Anda kebanyakan menyangkut hal-hal lain, itu tanda Anda harus move on,” jelas Marni.

Misalnya Anda ingin kembali dengannya karena dia bisa mengantar-jemput Anda, dia sudah memiliki apartemen pribadi atau dia memiliki pekerjaan yang baik serta lulusan S2. Hal-hal seperti itu memang kelebihannya, namun itu di luar karakternya.

Untuk apa dipertahankan jika dia sering membuat Anda menangis, meskipun dia selalu siap siaga menjemput Anda atau dia memiliki finansial yang mapan. Terimal saja keadaan itu dan jangan memaksakan kehendak. Jika terus memaksakan Anda akan terus sakit hati dan berujung pada depresi. (bens – sisidunia.com)