sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Tak Ada Lagi Penolakan, Kampanye Ahok Semakin Dipadati Warga

Tak Ada Lagi Penolakan, Kampanye Ahok Semakin Dipadati Warga



Jakarta – Juru Bicara Tim Pemenangan Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, Ruhut Sitompul memastikan, jagoannya tak akan berhenti blusukan kendati berstatus tersangka. Bahkan, Ahok direncanakan bakal kembali berkampanye meski Selasa kemarin (22/11) baru saja digarap penyidik selama delapan jam setengah.

Tak Ada Lagi Penolakan, Kampanye Ahok Semakin Dipadati Warga

Ruhut yakin walaupun ada banyak warga yang menolak atau bahkan tidak suka dengan Ahok. Tapi tak sedikit pula warga yang mendukung Ahok untuk kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Ucapan Ruhut tersebut terbukti saat Ahok melakukan kunjungan politiknya di Kelurahan Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Meski berstatus tersangka, dukungan terhadap Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tampaknya tak pernah surut. Bahkan terlihat makin menggelombang.

Ratusan warga yang menyemut sudah bersiap menyambutnya. Berdasarkan pantauan wartawan, warga setempat rela desak-desakan. Hanya karena ingin bersalaman, bertatap muka, berfoto, atau pun berdialog. Lambaian dua jari terangkat tak habis-habisnya di atas kepala setiap orang. Nama Ahok terus diteriakkan. Tanda warga sangat terobsesi dengan gubernur nonaktif itu.

Tubuh Ahok yang berlapiskan kemeja kotak-kotak bagaikan magnet yang menarik warga. Tidak mau melepaskan diri dari sosok fenomenal itu. Kerumunan yang tercipta bagai sarang lebah dengan menempatkan Ahok di tengah sebagai pusatnya.

Baca juga : Blusukan Ke Kawasan Semper Timur, Djarot Berdoa Dan Mengijinkan Ahok Datang

“Ahok! Ahok! Ahok!,” teriak warga berapi-api, Rabu (23/11).

Ahok yang tampak lelah kemudian harus mengakhiri blusukannya dengan beristirahat di rumah Ketua RW 10. Dan kemudian berlalu tepat pukul 17.30 WIB.
(Muspri-sisidunia.com)