sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Setelah Ditetapkan Sebagai Tersangka, Hari Ini Ahok Segera Diperiksa

Setelah Ditetapkan Sebagai Tersangka, Hari Ini Ahok Segera Diperiksa



Jakarta – Penyidik Dittipidum Bareskrim Polri segera memeriksa tersangka penistaan agama Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama. Ahok akan diperiksa di Rupatama Mabes Polri.

Setelah Ditetapkan Sebagai Tersangka, Hari Ini Ahok Segera Diperiksa

“Sesuai dengan jadwal, besok BTP (Ahok) akan diperiksa pertama kalau diperiksa sebagai tersangka. Besok pagi di sini (Rupatama) dan tentunya normalnya dimulai pukul 09.00 atau 10.00 WIB,” terang Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin Senin (21/11/2016).

Boy mengatakan, tidak ada alasan khusus mengapa gubernur DKI non-aktif itu diperiksa di gedung utama Mabes Polri, bukan di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Pusat. Menurut dia, di Trunojoyo pun masih ada kantor Bareskrim Polri meskipun kini masih berbenah untuk direnovasi.

“Ya enggak apa-apa, pemilihan yang dinilai paling tepat di gedung ini,” ucap dia.

Bareskrim Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka penistaan agama, Rabu 16 November. Penetapan status hukum Ahok dilakukan melalui perdebatan tajam antara saksi ahli maupun penyelidik.

Melalui perdebatan alot, tim memutuskan menaikkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan. Pembuktian akan dilakukan di persidangan.

“Oleh karena itu mereka bersepakat mengajukan dan menyelesaikan ini di peradilan yang lebih terbuka. Sehingga semua bisa melihat persidangan, kesaksian, dan pendapat. Kita serahkan kepada hakim,” tegas Kapolri Jenderal Tito karnavian di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu 16 November.

Baca juga : Polri Resmi Menetapkan Ahok Sebagai Tersangka, Amnesty Internasional Minta Hentikan Pengusutan

Penetapan tersangka dilakukan setelah memeriksa sekitar 40 saksi, termasuk saksi ahli. Penyelidikan kasus berdasarkan 14 laporan rentang 6-21 Oktober. Tak hanya ditetapkan tersangka, Ahok juga dicegah bepergian ke luar negeri.
(Muspri-sisidunia.com)