sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Edarkan Narkoba Jenis Sabu, PNS Yogyakarta Ini Ditahan

Edarkan Narkoba Jenis Sabu, PNS Yogyakarta Ini Ditahan



Bantul – Satuan Reskoba Polres Bantul kembali membongkar jaringan pengedar narkoba jenis sabu. Setidaknya polisi berhasil membekuk tiga anggota jaringan Jawa Timur dan DIJ.

Edarkan Narkoba Jenis Sabu, PNS Yogyakarta Ini Ditahan

Dua tersangka di antaranya berasal dari Ketapang Jaya, Sampang, Jawa Timur. Yakni, Aw, 41, dan S, 33. Satu lagi pria berinisial St, 44, warga Padukuhan Kersan, Desa Bantul. Aw diketahui berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

“Informasi awal seperti itu. Untuk itu kami butuh melakukan pendalaman,” jelas Kasat Reskoba AKP Rudy Prabowo kemarin (17/11). Rudy sengaja merahasiakan instansi dimana Aw bekerja dengan alasan untuk kepentingan penyelidikan.

Terbongkarnya jaringan pengedar ini bermula informasi rencana pengiriman sabu ke Bantul. Mendengar kabar tersebut, polisi melakukan penelusuran dan menyanggong di sepanjang rute jalan yang menjadi jelur pengiriman pada Rabu (16/11).

Ternyata, para pengedar barang haram itu berupaya mengelabui petugas dengan melalui jalan tikus. Sadar kecolongan, petugas kemudian bergeser menuju lokasi yang diduga sebagai tempat transaksi. Persisnya di rumah St. Dugaan petugas tak meleset. “Ada tujuh orang di dalam rumah ini,” ungkapnya.

Dari penggeledahan, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti. Antara lain, dua paket sabu, satu paket kecil sabu, dan pipet. Hasil pemeriksaan menunjukkan hanya tiga orang yang diduga kuat terlibat.

Guna mempertangungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku digelandang ke Mapolres Bantul. Kini mereka mendekam di sel tahanan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Undang-Undang No. 35/2009 tentang Narkotika.

Baca juga : Anak Pemilik Bebek Harissa Surabaya Terjerat Kasus Narkoba

Menurut Rudy, jaringan ini cukup berani. Mereka mengantarkan sendiri paket saabu. Tanpa melalui perantara. Ini berbeda dengan cara yang dilakukan jaringan pengedar di DIJ pada umumnya. Biasanya, pengedar bertransaksi melalui sambungan telepon. Kemudian, pemilik barang menunjuk lokasi untuk pengiriman. Itupun pakai jasa kurir.
(Muspri-sisidunia.com)