sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Ekonomi & Bisnis » Isu Rush Money Bermunculan, Apa Tanggapan Menteri Keuangan ?

Isu Rush Money Bermunculan, Apa Tanggapan Menteri Keuangan ?



Jakarta – Saat ini muncul isu yang mengajak masyarakat Indonesia agar menarik uang dalam jumlah besar dari bank atau yang dikenal dengan ‘rush’. Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa ajakan rush akan merusak perbankan dan kepentingan masyarakat.

Isu Rush Money Bermunculan, Apa Tanggapan Menteri Keuangan ?

“Kalau merusak, pasti yang akan terkena dan menderita dulu adalah masyarakat paling kecil dan masyarakat miskin. Oleh karena itu hati-hati dalam melakukan tindakan yang bisa saja melukai dan memengaruhi kepentingan masyarakat sendiri,” jelasnya kepada para wartawan, Jumat (18/11).

“Kalau merusak dan terutama merusak kepentingan masyarakat miskin, tentu sangat bertentangan erat dengan yang mereka mau tuju kan?” tambahnya.

Sementara Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, juga sudah meminta masyarakat tidak terpengaruh dengan isu rush yang beredar. Agus, seperti dikutip kantor berita Antara, mengatakan bahwa kondisi perbankan Indonesia saat ini dalam keadaan sehat sehingga tidak perlu melakukan rush.

“Sistem keuangan, sistem perbankan sehat, jadi tidak ada dasar untuk ada kegiatan yang disebut rush,” kata.

Rush biasa dilakukan masyarakat ketika terjadi ketidakstabilan ekonomi atau kondisi perbankan yang tidak sehat, yang mengakibatkan masyarakat khawatir menyimpan uangnya di bank sehingga memutuskan untuk menarik simpanan mereka dari bank.

Baca juga : Tidak Terlepas Dari Agenda Politik, Kondisi Ekonomi Indonesia Saat Ini Mirip Saat Dijajah Belanda

Indonesia pernah mengalami rush pada 1997 saat banyak bank di Indonesia terpaksa ditutup setelah dinyatakan bangkrut, yang mengakibatkan kepanikan di masyarakat. Agus Martowardoyo pun menghimbau masyarakat dan media massa tidak terpengaruh isu rush.

“Mohon jangan memberitakan yang membuat masyarakat menjadi tidak tenang. Kami ingin menyampaikan bahwa bersama otoritas yang lain, kita konfirmasikan kondisi stabilitas ekonomi Indonesia terjaga baik,” kata Agus.
(Muspri-sisidunia.com)