sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Sport » Dunia Badminton Indonesia Berjaya Di Sarang Naga

Dunia Badminton Indonesia Berjaya Di Sarang Naga



Fuzhou – Indonesia sukses meloloskan dua wakil di grand final Tiongkok Open Superseries Premier 2016. Dua sektor yang selama bertahun-tahun menjadi ujung tombak Indonesia, yakni ganda putra dan campuran, kembali jadi harapan untuk mendapatkan gelar.

Dunia Badminton Indonesia Berjaya Di Sarang Naga

Ganda putra yang sedang melesat naik adalah Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo. Keduanya bermain fantastis dengan menumbangkan unggulan pertama andalan tuan rumah Chai Biao dan Hong Wei dengan skor 16-21, 26-24, 21-19 di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, kemarin.

Marcus/Kevin harus bertarung sangat keras sampai 64 menit untuk meraih kemenangan tersebut. Mereka sukses lolos dari lubang jarum setelah menang 26-24 pada game kedua. Marcus/Kevin berada di tebing kekalahan setelah pada game pertama kalah dengan skor cukup telak.

Defense yang kukuh menjadi senjata utama Marcus/Kevin untuk mengalahkan pasangan Tiongkok tersebut. Selain itu, taktik permainan mereka berjalan dengan sempurna. Pasangan yang saat ini menempati ranking ketujuh dunia, tertinggi dari semua ganda putra Indonesia, itu terus konsisten bermain dengan drive-drive cepat.

Marcus/Kevin selalu mengarahkan bola tepat ke badan lawan. Mereka jarang memberikan bola lambung yang beresiko untuk dilahap Chai Biao yang bertinggi 185 cm,dan terutama Hong Wei yang berpostur menjulang mancapai 192 cm.

Baca juga : Indonesia Tempatkan 2 Wakil di China Terbuka 2016

Sementara itu, satu wakil Indonesia lainnya di final adalah ganda campuran terbaik nasional Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dipaksa bermain rubber game selama 1 jam 14 menit di final China Open Super Series Premier 2016. Pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu menang dengan skor 21-13, 22-24, dan 21-1 atas pasangan tuan rumah, Zhang Nang/Li Yinhui.

Tontowi/Liliyana mengawali gim pertama dengan baik. Mereka selalu unggul dalam perolehan poin dari pasangan baru Tiongkok itu. Mulai 3-0, 8-4, dan 11-6 hingga interval pertama. Pertandingan pun berlangsung tegang. Setelah dua kali deuce, Zhang/Li akhirnya mengamankan dua angka tambahan untuk merebut gim kedua.
(Muspri-sisidunia.com)