sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Ahok Merasa Mirip Nelson Mandela, Aa Gym: Nelson Mandela Tidak Pernah Menistakan Agama

Ahok Merasa Mirip Nelson Mandela, Aa Gym: Nelson Mandela Tidak Pernah Menistakan Agama



Jakarta – Abdullah Gymnastiar mengeritik penyataan Gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mengaku mirip dengan Nelson Mandela. Menurut Aa Gym, sapaannya, Ahok sama sekali tidak mirip dengan sosok Nelson Mandela.

Ahok Merasa Mirip Nelson Mandela, Aa Gym: Nelson Mandela Tidak Pernah Menistakan Agama

“Katanya Ahok menyamakan dirinya dengan Nelson Mandela, menurut saya perlu dievaluasi pernyataan ini,” tegas Aa Gym kepada wartawan di Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Jalan Geger Kalong, Kota Bandung, Kamis (17/11/2016).

Pengasuh Pondok Pesantren DT ini lalu mengaitkan kasus penistaan agama yang tengah dihadapi hingga membuat Ahok saat ini berstatus tersangka. Kondisi itu yang menjadi pembeda antara kedua sosok tersebut.

“Karena menurut saya Nelson Mandela tidak pernah menistakan agama manapun. Dia tokoh yang sangat menjaga akhlaqnya,” kata dia.

Aa Gym menegaskan bahwa Ahok sudah melampaui batas dan perbuatannya tercela, sehingga wajar jika umat Islam merasa tersinggung dan terluka. Selain itu, Aa Gym juga mengingatkan kepada umat Islam agar tidak memilih pemimpin yang beda agama atau tidak seaqidah. Bahkan, Aa Gym mengutip 7 ayat yang melarang umat Islam memilih pemimpin yang beda aqidah.

Untuk diketahui, Ahok mengambil pelajaran hidup dari sosok Nelson Mandela yang dipenjara sebab menyuarakan aspirasinya. Jika nantinya dipenjara, dengan candaan Ahok menyebut bukan tidak mungkin ia akan menjadi presiden seperti Nelson Mandela.

Baca juga : Masyarakat Diharap Tidak Terprovokasi, Kasus Hukum Ahok Tak Ada Hubungan Dengan Isu SARA

“Mandela dipenjara 35 tahun jadi presiden. Siapa tahu gue jadi presiden kan enak, ngapain pusing,” ungkapnya.

Bareskrim Mabes Polri menetapkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka dugaan penistaan agama. Keputusan itu diambil setelah penyelidik Bareskrim Polri mengundang 29 orang saksi dan 39 orang ahli. Pada akhirnya, kesepakatan diambil yaitu Ahok sebagai tersangka.
(Muspri-sisidunia.com)