sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Techno » Nokia Mencoba Lagi Masuk Persaingan Smartphone di 2017

Nokia Mencoba Lagi Masuk Persaingan Smartphone di 2017



Jakarta – Nokia bakal ikut serta pada gelaran Mobile World Congress (MWC) 2017. Dengan demikian, artinya perusahaan Finlandia itu disebut-sebut telah siap untuk kembali ke industri smartphone.

Nokia Mencoba Lagi Masuk Persaingan Smartphone di 2017

Informasi yang wartawan kutip dari Ubergizmo, Minggu (20/11/2016), memperlihatkan kesiapan Nokia untuk kembali berbisnis smartphone.

Sebuah slide presentasi pada Nokia Capital Markets Day, mengonfirmasi bahwa perusahaan akan kembali ke industri smartphone mulai 2017 mendatang.

Merujuk pada slide yang diperoleh dari Nokia Power User itu, jelas tertulis bahwa perusahaan yang berbasis di Finlandia itu akan kembali ke bisnis ponsel yang membesarkan namanya di tahun 1990an hingga 2000an.

Tak hanya kembali menghadirkan smartphone, slide tersebut juga mengonfirmasi kalau perusahaan akan memperluas cakupan bisnisnya di bidang virtual reality.

Sejalan dengan transisinya ke merek Digital Health, diyakini kembalinya Nokia ke bisnis smartphone sudah lama ditunggu. Sebelumnya, petinggi eksekutif Microsoft menyebut, kembalinya Nokia ke bisnis ponsel dimulai dengan peluncuran sebuah produk pada kuartal kedua 2017.

Baca juga : Menkominfo : “Tiap Dua Tahun Tiga Bulan Orang Indonesia Ganti Ponsel”

Hingga kini memang belum jelas seperti apa smartphone yang akan diluncurkan. Diperkirakan, Nokia akan menghadirkan perangkat high-profile untuk menyambut kembalinya ke industri.

Meski begitu, Nokia tak akan benar-benar memproduksi perangkatnya sendiri, namun menggunakan jasa perusahaan lain untuk menciptakan smartphone dengan nama Nokia. Walau tidak memproduksi sendiri, Nokia pastinya sudah memiliki pedoman untuk memastikan bahwa pemegang lisensi mengikuti dan memenuhi standar dari perusahaan.
(Muspri-sisidunia.com)