sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Demokrat Merasa Kehilangan Sosok Sutan Bhatoegana

Demokrat Merasa Kehilangan Sosok Sutan Bhatoegana



Jakarta – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Hinca Panjaitan menyatakan rasa duka citanya yang mendalam atas meninggalnya mantan politikus Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana, pagi tadi. Menurut Hinca, Sutan merupakan sosok politikus yang unik dan berkelas.

Demokrat Merasa Kehilangan Sosok Sutan Bhatoegana

“Selamat jalan Bang Sutan. Seluruh kader Partai Demokrat kehilangan kader terbaiknya. Hari ini, ia menghadap Sang Pencipta. Kami semua kehilangan gaya dan cara berpolitiknya yang khas dan unik serta berkelas,” kata Hinca saat dihubungi, Sabtu, 19 November 2016.

Menurut Hinca, Sutan merupakan politikus senior yang memberikan warna tersendiri di ruang publik dan ruang politik selama kariernya. “Ia tak kenal lelah berkomunikasi, berdiplomasi, dan bernegosiasi dengan siapa saja, termasuk lawan politik. Demi bangsa dan negara,” tuturnya.

Hinca menambahkan, Partai Demokrat memohon kepada masyarakat untuk memaafkan semua kesalahan yang pernah dilakukan Sutan. “Dan membukakan pintu maaf buat sahabat kami. Saat acara pelantikan Dewan Perwakilan Daerah Nusa Tenggara Timur, kami mendoakannya dengan mematikan lampu.”

Baca juga : Terpidana Kasus Suap Sutan Bhatoegana Tutup Usia

Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana, meninggal pada pagi tadi, Sabtu, 19 November, sekitar pukul 08.00. Sutan meninggal di Rumah Sakit BMC, Bogor. Pemakaman Sutan dilaksanakan sore ini setelah salat asar.

Sejak 8 Oktober 2016, Sutan tidak lagi ditempatkan di tahanan. Dia menjalani perawatan di RS Hermina, Bandung, pada 8-11 Oktober. Kemudian, Sutan dirujuk ke RS Medistra, Jakarta, hingga akhirnya dirawat di RS BMC, Bogor, dan meninggal lantaran menderita kanker hati atau lever.
(Muspri-sisidunia.com)